Pesan Terakhir Maidi Sebelum Terjerat OTT KPK: Minta Pedagang Madiun Jujur Cantumkan Harga

Sehari sebelum diamankan KPK, Maidi sempat menyampaikan pesan terakhir kepada para pedagang di Kota Madiun.

Pesan Terakhir Maidi Sebelum Terjerat OTT KPK: Minta Pedagang Madiun Jujur Cantumkan Harga
Pesan Terakhir Maidi Sebelum Terjerat OTT KPK: Minta Pedagang Madiun Jujur Cantumkan Harga

INILAHKORAN.ID - Wali Kota Madiun, Maidi, menjadi sorotan publik setelah terjerat Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan dibawa ke Jakarta pada Senin, 19 Januari 2026. 

Penangkapan tersebut menyita perhatian masyarakat, terlebih karena sehari sebelumnya Maidi masih aktif melakukan kegiatan lapangan.

Sehari sebelum diamankan KPK, Maidi sempat menyampaikan pesan terakhir kepada para pedagang di Kota Madiun. Pesan tersebut ia sampaikan saat meninjau lapak-lapak UMKM di kawasan Pahlawan Street Center dan Pahlawan Religi Center, yang diunggah melalui akun Instagram pribadinya.

Dalam kunjungan tersebut, Maidi menegaskan pentingnya mencantumkan harga pada setiap makanan dan minuman yang dijual. Menurutnya, keterbukaan harga menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan wisatawan yang datang ke Madiun.

“Saya tidak mau wisatawan yang datang merasa kecewa karena menganggap harga tidak jelas atau merasa ‘dientol’ pedagang. Jangan sampai mereka pulang dengan kesan negatif,” ujar Maidi dalam unggahannya.

Ia juga mengingatkan pedagang agar tidak hanya berorientasi pada keuntungan sesaat. Maidi menekankan bahwa keberlanjutan usaha jauh lebih penting dibandingkan keuntungan besar dalam waktu singkat.

“Jangan hanya mencari untung sebanyak-banyaknya dalam satu hari. Lebih baik untung sedikit, tapi berkelanjutan. Kalau pengunjung nyaman, mereka akan mau kembali datang,” katanya.

Menurut Maidi, pariwisata yang sehat harus dibangun dengan pelayanan yang baik, mulai dari kejelasan harga, kualitas rasa, hingga kenyamanan pengunjung. Ia menilai, pelayanan yang buruk justru akan membuat kawasan wisata ditinggalkan.

“Ayo pedagang Kota Madiun, jangan lupa cantumkan harga agar masyarakat tidak ragu untuk membeli,” ujarnya menegaskan.

Ia pun mengajak seluruh pelaku usaha untuk bersama-sama menjaga citra pariwisata Kota Madiun. 

“Mari kita layani pengunjung dengan sebaik-baiknya. Pelayanan terbaik dimulai dari harga yang jelas, rasa yang baik, dan suasana yang nyaman,” tambahnya.


Editor : Firda Rachmawati