Ironi Kota Antikorupsi: Madiun Raih Skor Tertinggi 2025, Wali Kotanya Kena OTT KPK
Maidi menegaskan bahwa komitmen antikorupsi telah menjadi bagian dari visi dan misinya dalam memimpin Kota Madiun.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Kota Madiun pernah mencatatkan prestasi gemilang di tingkat nasional dengan meraih nilai Indeks Integritas tertinggi tahun 2025. Namun, capaian tersebut kini menjadi sorotan publik setelah Wali Kota Madiun, Maidi, terjerat Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
KPK sebelumnya merilis Hasil Indeks Integritas 2025, yang merupakan bagian dari Survei Penilaian Integritas (SPI). Dalam hasil tersebut, Kota Madiun berhasil mencatat nilai 82,26, tertinggi secara nasional untuk kategori pemerintah kota dan kabupaten.
Indeks Integritas merupakan instrumen KPK untuk mengukur tingkat risiko korupsi serta efektivitas upaya pencegahan korupsi di lingkungan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. Semakin tinggi nilai yang diperoleh, semakin baik tingkat integritas dan tata kelola pemerintahan di daerah tersebut.
Dengan skor tersebut, Kota Madiun sempat dinobatkan sebagai daerah paling bersih dari praktik korupsi di Indonesia pada 2025. Capaian itu bahkan dijadikan rujukan nasional dalam upaya penguatan tata kelola pemerintahan daerah.
Saat capaian tersebut diumumkan, Maidi menyatakan bahwa predikat kota berintegritas bukan sekadar jargon. Ia menegaskan bahwa komitmen antikorupsi telah menjadi bagian dari visi dan misinya dalam memimpin Kota Madiun.
“Madiun kota antikorupsi bukan slogan semata. Itu sesuai dengan visi dan misi saya,” ujar Maidi kala itu.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak atas pencapaian nilai integritas yang tinggi tersebut. Menurutnya, hasil SPI mencerminkan konsistensi aparatur dan masyarakat dalam menjaga pemerintahan yang bersih.
“Alhamdulillah nilai integritas kita di angka 82,26 dan menjadi yang tertinggi secara nasional. Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dan konsisten menjaga diri dari praktik korupsi yang merugikan negara,” ungkapnya.
Akan tetapi, citra tersebut kini berada dalam sorotan tajam setelah KPK melakukan OTT terhadap Maidi. Lembaga antirasuah menyebut operasi tersebut berkaitan dengan dugaan praktik korupsi yang masih dalam tahap pendalaman penyidikan.
Editor : Gin gin T Ginulur


