Pesawat Boeing 737 China Eastern Jatuh, Kotak Hitam Belum Ditemukan
Pihak berwenang China mengatakan Boeing 737-800 berada pada ketinggian 29.000 kaki ketika tiba-tiba jatuh menukik tajam dan meledak pegunung
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Pihak berwenang China mengatakan Boeing 737-800 berada pada ketinggian 29.000 kaki ketika tiba-tiba jatuh menukik tajam dan meledak pegunungan China.
Penyelidik mengatakan black box atau kotak hitam pesawat bisa menjawab pertanyaan terkait penyebab jatuhnya pesawat China Eastern Airlines yang membawa 132 orang yang jatuh di provinsi Guangxi.
Tim SAR dilaporkan telah menemukan sisa-sisa kartu identitas, dompet, dan tas yang hangus di sekitar lokasi kecelakaan tetapi tidak ada tanda-tanda selamat.
Baca Juga: Pesawat Boeing Jatuh di China, Keluarga Korban Berdatangan ke Bandara
Namun black box atau kotak hitam pesawat—perangkat yang membawa data penting yang dapat membantu mengidentifikasi penyebab kecelakaan— belum ditemukan menurut penyiar negara CGTN .
China Eastern adalah salah satu maskapai penerbangan terbesar di China, yang saham utamanya dipegang oleh pemerintah China.
Model Boeing 737-800 yang jatuh adalah salah satu pesawat paling populer dan memiliki catatan keselamatan yang baik, meskipun telah terlibat dalam sejumlah kecelakaan fatal selama jangka waktu yang lama digunakan, termasuk kecelakaan di dekat Teheran yang menewaskan 176 orang.
Baca Juga: Downfall: The Case Against Boeing, Film Dokumenter yang Menguak Tragedi Jatuhnya Boeing 737 MAX
Jet tersebut adalah pendahulu model 737 MAX Boeing, yang dilarang terbang di seluruh dunia selama lebih dari setahun setelah dua kecelakaan di Indonesia dan Ethiopia masing-masing menewaskan 189 dan 157 orang.
Saham Boeing turun hampir 7% dalam perdagangan pra-pasar pada hari Senin setelah laporan kecelakaan itu. Pada penutupan pasar pada hari Senin, saham turun hampir 4%.***
Editor : inilahkoran

