Pesta Gay di Kawasan Puncak, Jakarta Tak Aman Lagi, Pria Penyuka Sesama Jenis Bergeser ke Bogor?

Pesta gay di kawasan Puncak menjadi tren baru pria penyuka pria. Apakah karena pergerakan di Jakarta tak aman lagi?

Pesta Gay di Kawasan Puncak, Jakarta Tak Aman Lagi, Pria Penyuka Sesama Jenis Bergeser ke Bogor?
Peserta pesta gay di kawasan Puncak diamankan aparat Polres Bogor.

INILAHKORAN, Cibinongpesta gay di kawasan Puncak menjadi tren baru pria penyuka pria. Apakah karena pergerakan di Jakarta tak aman lagi?

Penggerebekan pesta gay di kawasan Puncak ini setidaknya merupakan yang kedua terjadi dalam lima bulan terakhir di kawasan Jabodetabek.

Sebelum penggerebekan pesta gay di kawasan Puncak ini, sebelumnya polisi melakukan hal serupa di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

Saat itu, pada 1 Februari 2025 lalu, polisi menangkap sekitar 53 orang yang terlibat dalam pesta gay di sebuah hotel di Kuningan itu.

Peristiwa penggerebekan pesta gay di Kuningan itu sempat membuat heboh. Pasalnya, mereka melakukannya dalam jumlah yang besar.

Dari peristiwa itu, penyidik Polda Metro Jaya, saat itu menetapkan tiga orang sebagai tersangka. Mereka terdiri dari RH alias R, RE alias E, dan BP alias D.

RH dan RE merupakan pihak yang membiayai penyewaan kamar hotel di kawasan Kuningan itu. Sementara BP punya peran mengajak peserta mengikuti pesta gay tersebut.

Beda dengan pesta gay di kawasan Puncak, di wilayah Kuningan kala itu peserta tidak dipungut bayaran. Para pria penyuka sesama jenis ini hanya bersenang-senang tanpa harus memikirkan bayaran.

Ada kemungkinan, setelah penggerebekan tersebut, kalangan gay di Jakarta mulai ngeri melakukan pesta serupa di ibu kota. Itu sebabnya, mereka memperluas wilayah lokasi pesta.

kawasan Puncak sendiri terhitung sebagai titik yang dijadikan primadona. Selain sebagai lokasi wisata yang sangat digandrungi warga Jakarta, kawasan Puncak, termasuk Megamendung, relatif lebih tenang.

Tapi ternyata kalangan gay itu salah duga. Berdasarkan laporan warga, aparat Polres Bogor mendatangi dan menggerebek mereka, Minggu malam lalu.

Sebanyak 75 orang laki-laki peserta maupun event organizer pesta gay diamankan aparat Polres Bogor. Seorang di antaranya kabur saat menjalani pemeriksaan darah oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor.

Dari 74 orang yang masih diamankan itu, diketahui ada yang reaktif terhadap penyakit seks menular seperti human immunodeficiency virus (HIV) dan sipilis.

“Dari 75 orang laki-laki yang diamankan Polres Bogor, satu orang kabur. Dari 74 orang ada  yang reaktif HIV maupun sipilis,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Fusia Meidiawaty. (*)


Editor : Zulfirman