PKS Kabupaten Bandung Tak Gentar Hadapi Partai Gelora

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bandung, mengaku tak khawatir dengan lahirnya partai Gelora yang notabene kelahirannya dibidani oleh banyak mantan kader PKS baik di pusat maupun di daerah. 

PKS Kabupaten Bandung Tak Gentar Hadapi Partai Gelora

INILAH,Bandung- Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bandung, mengaku tak khawatir dengan lahirnya partai Gelora yang notabene kelahirannya dibidani oleh banyak mantan kader PKS baik di pusat maupun di daerah. 

Termasuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bandung pada 2020 mendatang. Mereka tak akan terpengaruh dengan kehadiran dengan partai baru yang ditingkat Jabar digawangi oleh Haris Yuliana mantan kader PKS itu.

"Kami tidak khawatir karena pilkada itu figur yang menentukan kemudian mesin partai. Nah sampai saat ini pengurus PKS Kabupaten Bandung dari tingkat DPD sampai tingkat RW masih tetap solid, tidak ada permohonan pengunduran diri dari pengurus partai," kata Jajang melalui ponselnya, Kamis (21/11/2019).

Meski demikian, lanjut Jajang, perpindahan simpatisan PKS ke partai Gelora ataupun ke partai lainnya bisa saja terjadi. Dan hal tersebut dianggapnya wajar dalam sebuah dinamika kepartaian di Indonesia.

"Pembentukan partai baru di Indonesia itu sudah biasa. Termasuk perpindahan kader dari PKS ke partai lain dan dari partai lain ke PKS itu biasa. Tapi sampai saat ini kami sama sekali tidak terpengaruh, dan para pengurus juga masih tetap solid, buktinya tidak ada yang mengajukan pengunduran diri kok," ujarnya. 

Seperti diketahui,  partai Gelora kian memantapkan eksistensi, tak terkecuali di Jawa Barat. Mereka meresmikan kepengurusanya bersamaan dengan penyerahan SK Kepengurusan oleh Ketua DPW Partai Gelora Provinsi Jawa Barat Haris Yuliana kepada 27 ketua DPD kabupaten/kota di Bandung, Rabu (20/11/2019).

Haris optimis, dengan mengusung ideologi Islam Nasionalis, partainya akan dilirik banyak kalangan. "Partai Gelora bukan untuk segmen terbatas. Kita tidak mengenal kiri, tengah, kanan. Ini satu akronim baru dalam perpolitikan," ujar Haris. 

Harus tidak menampik dengan kehadiran mantan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Partai Gelora. Menurut dia tidaklah heran jika banyak mantan kader PKS yang kini berlabuh di partainya.

"Mayoritas mantan PKS. Di setiap kabupaten/kota selalu ada mantan PKS," katanya. Hanya saja, dia memastikan, bahwa Partai Gelora sangat berbeda dengan PKS. "Ini sangat berbeda dengan PKS," katanya. (rd dani r nugraha).


Editor : JakaPermana