PKS Pertimbangkan Netty Prasetiyani Masuk Bursa Calon Bupati Bandung
Istri mantan Gubenur Jawa Barat ke-14, Netty Prasetiyani menjadi salah satu nama yang dipertimbangkan oleh DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Barat untuk menjadi calon bupati Bandung pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Bandung 2020.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung-Istri mantan Gubenur Jawa Barat ke-14, Netty Prasetiyani menjadi salah satu nama yang dipertimbangkan oleh DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Barat untuk menjadi calon bupati Bandung pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Bandung 2020.
Selain itu, PKS juga masih mengusulkan Gun Gun Gunawan yang kini menjabat sebagai Wakil Bupati Bandung mendampingi Bupati Bandung dua periode, Dadang Nasser.
Ketua DPW PKS Jawa Barat Ahmad Syaikhu mengatakan, Netty dan Gun Gun merupakan nama terkuat untuk menjadi calon bupati Bandung. Diketahui, saat ini Netty yang merupakan istri dari Ahmad Heryawan ini terpilih menjadi Anggota DPR RI.
"Di Kabupaten Bandung, PKS diamanahi posisi wakil bupati, kita optimis dapatkan kursi bupati kali ini. Pak Gun Gun adalah petahana, walau ada beberapa masukan nama yang oleh DPW disodorkan ke DPP. Bu Netty masuk ke sana dan sedang dipertimbangkan, walau belum formal berupa SK," ujar Syaikhu dalam Rapat Kerja Wilayah DPW PKS Jawa Barat, di Kota Bandung, Sabtu (19/10/2019).
Diketahui, hajat Pilkada 2020 serentak akan dilaksanakan pada delapan kabupaten dan kota di Jawa Barat. Syaikhu mengaku, pihaknya menargetkan kemenangan di empat daerah. Selain di Kabupaten Bandung, dia optimis dapat meraih kursi Wali Kota Depok untuk kali keempatnya pada Pilkada 2020.
"Kami ingin di Kota Depok, menang keempat kalinya, dipimpin kader PKS. Untuk Kabupaten Karawang, kami terus berkomunikasi dengan petahana dan beberapa partai pengusung lain, diharapkan kita bisa leading di Karawang, mengejar posisi wakil," katanya.
Adapun untuk Pilgub Cianjur, dia mengaku, Ecky Awal Mucharam menjadi nama terpopuler dari PKS untuk dicalonkan menjadi bupati Cianjur. Kendati demikian, dia mengatakan, saat ini sejumlah nama tersebut masih dalam proses pengusulan. Di mana tinggal menunggu keputusan DPP PKS.
"Kami akan memperjuangkan untuk kemenangan di empat kota kabupaten. Untuk koalisi partai, disesuaikan dengan kondisi kota kabupaten setempat. Koalisi cair dengan beberapa manuver politik, dengan yang mana saja yang kemingkinan menang paling tinggi," katanya. (Rianto Nurdiansyah)
Editor : JakaPermana

