PKUB Goes to Pesantren, Pesantren Gedongan Cirebon Adakan Bedah Buku Lintas Agama
Sesepuh Pesantren Gedongan Kabupaten Cirebon KH Taufiqurrahman Yasin menilai pentingnya peran pesantren dalam mendukung kegiatan-kegiatan strategis yang mendorong kerukunan umat beragama dan pemikiran kebangsaan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Sesepuh Pesantren Gedongan Kabupaten Cirebon KH Taufiqurrahman Yasin menilai pentingnya peran pesantren dalam mendukung kegiatan-kegiatan strategis yang mendorong kerukunan umat beragama dan pemikiran kebangsaan.
Hal tersebut disampaikannya dalam sambutan kegiatan PKUB Goes to Pesantren yang dirangkai dengan bedah buku dan dialog lintas iman. Kegiatan ini digagas Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB), Untuk yang kesekian kalinya, pesantren Gedongan dipercaya menjadi tuan rumah sekaligus penyedia fasilitas kegiatan berskala nasional tersebut.
“Kami atas nama para kiai dan lembaga pesantren mengucapkan terima kasih karena kembali dipercaya menjadi tempat kegiatan penting. Kami juga mengapresiasi karena para santri turut dilibatkan secara langsung dalam acara ini,” ujar KH Taufiqurrahman Yasin, Sabtu 20 Desember 2025.
Menurutnya, kegiatan seperti bedah buku dan dialog lintas iman sangat bermanfaat bagi santri dalam membangun pola pikir yang modern dan terbuka. Santri tidak boleh terjebak pada pemikiran sempit atau kolot.
Pasalnya, santri berpikiran modern adalah santri yang ilmunya melahirkan amal. Dan amal yang dipraktikkan itu harus berlandaskan ilmu.
Ia juga menyinggung pandangan lama di dunia pesantren yang cenderung eksklusif terhadap pemeluk agama lain. Pola pikir semacam itu, menurutnya, perlu diperbarui seiring perkembangan zaman. untuk itu, santri harus memiliki mindset maju dan modern. Namun santri juga wajib menghormati keyakinan dan agama lainnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Barat yang diwakili oleh Plt Kepala Kemenag Kabupaten Cirebon Selamet menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kemenag Pusat atas konsistensinya menggelar kegiatan kolaboratif lintas agama.
Selamet juga mengapresiasi kinerja Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Cirebon di bawah kepemimpinan KH Wawan Arwani Amin. Menurutnya, hingga saat ini tidak terdapat persoalan yang berimplikasi pada intoleransi beragama di Kabupaten Cirebon.
“Alhamdulillah, kondisi kerukunan di Kabupaten Cirebon sangat terjaga. FKUB tidak hanya aktif di tingkat kabupaten, tetapi juga hingga ke kecamatan-kecamatan,” ujarnya.
Sedangkan acara bedah buku yang dipandu KH Afif Yahya Aziz ini menghadirkan lima narasumber dari lintas agama dan latar belakang. Mereka adalah sesepuh Pesantren Gedongan KH Abubakar Muhtarom, dosen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon H. Jamali, Ketua Umum Permabudhi Philip Kuntjoro Widjaja, Ketua Yayasan Fahmina KH Husein Muhammad, serta Ketua FKUB Kabupaten Cirebon KH Wawan Arwani.
Editor : Doni Ramdhani

