Planet Persib Gugur, Maung Bandung Keluarkan Program Anyar
INILAHKORAN, Bandung - Planet Persib gugur. Tim berjulukan Maung Bandung ini keluarkan program anyar bernama Passport Persib. Vice President Commercial PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Budi Ulia mengatakan Planet Persib selama ini merupakan pihak ketiga yang dipercayakan untuk menjual produk yakni passport. “Mulai di musim ini, berganti nama menjadi Passport Persib. Bukan sekadar nama, tapi kepemilikan juga (berbeda) karena Passport punya Persib. Sementara Planet Persib terpisah termasuk medsosnya,” ujar Budi, Kamis, 31 Juli 2025. Budi memastikan para anggota Planet Persib tidak perlu cemas. Pasalnya keanggotaannya secara otomatis terdaftar di Passport Persib. “Anggota Planet Persib tidak perlu mendaftar lagi, terutama yang masih punya cicilan. Tapi apabila selama 6 bulan cicilan tidak dilakukan, keanggotaan bakal hangus,” katanya. Budi menjelaskan Passport Persib kini hadir sebagai pengalaman digital dan fisik yang terintegrasi. Bobotoh tidak hanya mendapatkan benefit eksklusif seperti diskon belanja dan akses event spesial, tetapi juga diajak dalam “perjalanan” melalui sistem quest, cap & reward, serta keterlibatan dalam keputusan klub seperti real-time voting di aplikasi Persib. “Fokus kami bukan hanya transaksi, tapi menciptakan keterikatan emosional. Passport holder bisa ikut ke berbagai program menarik, seperti Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Tour, Ngawangkong dengan pemain, hingga training access yang eksklusif. Bahkan, nama mereka akan diabadikan dalam Mosaic Wall sebagai bagian dari sejarah klub,” bebernya. Selain itu, lanjutnya, Passport Persib menyasar kalangan urban, profesional muda, hingga Bobotoh yang tinggal di luar Bandung maupun luar negeri. Semua benefit dapat diakses secara digital melalui Persib App, memungkinkan seluruh Bobotoh tetap terhubung meski secara geografis berjauhan. Setiap Passport Holder akan menerima Welcome Box yang berisi Passport Book, merchandise eksklusif, hingga Jersey Player Issue. Passport Book ini akan dicap secara fisik setiap kali Bobotoh menyelesaikan quest tertentu melalui aplikasi. “Cap bukan sekadar stempel, tapi bukti perjalanan mereka bersama klub. Ada reward-nya juga, mulai dari diskon, merchandise gratis, hingga video call dengan pemain,” jelas Budi. Seluruh fitur Passport, mulai dari pendaftaran, aktivasi, cap, voting, hingga redeem reward, dapat diakses langsung melalui satu pintu: aplikasi Persib. Sistemnya dibangun dengan keamanan dan kestabilan tinggi, termasuk enkripsi data dan perlindungan identitas seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP). “Tantangan terbesarnya adalah menyatukan pengalaman offline dan online secara mulus. Kami ingin Bobotoh merasa seamless, entah mereka berada di stadion, di rumah, atau di luar negeri,” terang Budi. Passport Holder juga akan mendapatkan keuntungan khusus, apabila nanti Persib melakukan aksi korporasi berupa Initial Public Offering (IPO), serta Anniversary Rewards dan Birthday Gifts setiap tahun. Kolaborasi juga melibatkan pemain aktif, legenda Persib, dan influencer dalam berbagai kampanye konten dan aktivasi. Melalui re-launch ini, Persib ingin mengembalikan makna keanggotaan ke akar emosionalnya: menjadi bagian dari keluarga besar Maung Bandung. “Passport Persib bukan sekadar kartu keanggotaan. Ini adalah bentuk perjalanan spiritual Bobotoh bersama klub, dari tribun ke sejarah,” tutup Budi Ulia.(Muhammad Ginanjar)
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - planet persib gugur. Tim berjulukan Maung Bandung ini keluarkan program anyar bernama Passport Persib.
Vice President Commercial PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Budi Ulia mengatakan planet persib selama ini merupakan pihak ketiga yang dipercayakan untuk menjual produk yakni passport.
“Mulai di musim ini, berganti nama menjadi Passport Persib. Bukan sekadar nama, tapi kepemilikan juga (berbeda) karena Passport punya Persib. Sementara planet persib terpisah termasuk medsosnya,” ujar Budi, Kamis, 31 Juli 2025.
Budi memastikan para anggota planet persib tidak perlu cemas. Pasalnya keanggotaannya secara otomatis terdaftar di Passport Persib.
“Anggota planet persib tidak perlu mendaftar lagi, terutama yang masih punya cicilan. Tapi apabila selama 6 bulan cicilan tidak dilakukan, keanggotaan bakal hangus,” katanya.
Budi menjelaskan Passport Persib kini hadir sebagai pengalaman digital dan fisik yang terintegrasi. Bobotoh tidak hanya mendapatkan benefit eksklusif seperti diskon belanja dan akses event spesial, tetapi juga diajak dalam “perjalanan” melalui sistem quest, cap & reward, serta keterlibatan dalam keputusan klub seperti real-time voting di aplikasi Persib.
“Fokus kami bukan hanya transaksi, tapi menciptakan keterikatan emosional. Passport holder bisa ikut ke berbagai program menarik, seperti Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Tour, Ngawangkong dengan pemain, hingga training access yang eksklusif. Bahkan, nama mereka akan diabadikan dalam Mosaic Wall sebagai bagian dari sejarah klub,” bebernya.
Selain itu, lanjutnya, Passport Persib menyasar kalangan urban, profesional muda, hingga Bobotoh yang tinggal di luar Bandung maupun luar negeri. Semua benefit dapat diakses secara digital melalui Persib App, memungkinkan seluruh Bobotoh tetap terhubung meski secara geografis berjauhan.
Setiap Passport Holder akan menerima Welcome Box yang berisi Passport Book, merchandise eksklusif, hingga Jersey Player Issue. Passport Book ini akan dicap secara fisik setiap kali Bobotoh menyelesaikan quest tertentu melalui aplikasi.
“Cap bukan sekadar stempel, tapi bukti perjalanan mereka bersama klub. Ada reward-nya juga, mulai dari diskon, merchandise gratis, hingga video call dengan pemain,” jelas Budi.
Seluruh fitur Passport, mulai dari pendaftaran, aktivasi, cap, voting, hingga redeem reward, dapat diakses langsung melalui satu pintu: aplikasi Persib. Sistemnya dibangun dengan keamanan dan kestabilan tinggi, termasuk enkripsi data dan perlindungan identitas seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP).
“Tantangan terbesarnya adalah menyatukan pengalaman offline dan online secara mulus. Kami ingin Bobotoh merasa seamless, entah mereka berada di stadion, di rumah, atau di luar negeri,” terang Budi.
Passport Holder juga akan mendapatkan keuntungan khusus, apabila nanti Persib melakukan aksi korporasi berupa Initial Public Offering (IPO), serta Anniversary Rewards dan Birthday Gifts setiap tahun. Kolaborasi juga melibatkan pemain aktif, legenda Persib, dan influencer dalam berbagai kampanye konten dan aktivasi.
Melalui re-launch ini, Persib ingin mengembalikan makna keanggotaan ke akar emosionalnya: menjadi bagian dari keluarga besar Maung Bandung.
“Passport Persib bukan sekadar kartu keanggotaan. Ini adalah bentuk perjalanan spiritual Bobotoh bersama klub, dari tribun ke sejarah,” tutup Budi Ulia.(Muhammad Ginanjar)
Editor : Ahmad Sayuti

