PLN UID Jabar Prediksi Beban Puncak Nataru 2024/2025 Capai 8.302 MW
PLN UID Jabar menggelar apel siaga kelistrikan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - PLN UID Jabar menggelar apel siaga kelistrikan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025.
GM PLN UID Jabar Agung Murdifi mengatakan, pasokan daya listrik yang dimiliki melebihi kebutuhan kelistrikan masyarakat. Dia memperkirakan beban puncak untuk periode Nataru terjadi pada 21 Desember 2024 yakni sebesar 8.302 megawatt (MW).
“Dengan beban puncak sebesar 8.302 MW itu daya mampu pasok PLN UID Jabar mencapai 14.844 MW sehingga terdapat cadangan daya sebesar 6.542 MW,” katanya, Rabu 18 Desember 2024.
Sedangkan, untuk Natal pada 25 Desember 2024 beban puncak diperkirakan sebesar 6.927 MW dan pada Tahun Baru pada 1 Januari 2025 beban puncak diperkirakan sebesar 7.104 MW.
“Dengan kapasitas tersebut, kami optimis dapat memenuhi kebutuhan listrik masyarakat Jabar selama perayaan Nataru 2024/2025,” tambahnya.
Namun, Agung mengingatkan tantangan utama pada perayaan Nataru 2024/2025 yakni potensi cuaca ekstrem yang dapat menimbulkan gangguan pada instalasi ketenagalistrikan PLN.
Sebagai langkah antisipasi, pihaknya melakukan berbagai aksi preventif sebelum periode siaga Nataru yang berlangsung selama 15 Desember hingga 8 Januari 2025. Bentuknya berupa pemeliharaan jaringan listrik secara rutin, menjaga right of ways (ROW) dari gangguan pepohonan dan benda lainnya di sekitar jaringan, serta perbaikan atau penggantian komponen jaringan listrik oleh pasukan pekerjaan dalam keadaan bertegangan (PDKB).
“PLN UID Jabar juga menjalin sinergi dengan para pemangku kepentingan untuk memastikan gangguan kelistrikan dapat diantisipasi dengan baik selama periode Nataru ini,” ujarnya.
Selain itu, untuk memberi kenyamanan dan kelancaran bagi pengguna kendaraan listrik yang ingin liburan atau merayakan Natal, PLN UID Jabar telah menyiapkan 312 unit stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) yang tersebar di 211 titik lokasi strategis yang tersebar di Jabar.
Secara umum, untuk memberikan pelayanan optimal itu PLN UID Jabar membentuk tim khusus dengan total 3.935 personel yang diterjunkan. Mereka terdiri dari 132 personel PDKB, 3.437 personel pelayanan teknik, dan 366 personel untuk kebutuhan lain.
Agung memastikan kalau seluruh personel siaga dibekali dengan peralatan lengkap, antara lain 20 unit uninterruptible power supply (UPS), 145 unit gardu bergerak (UGB), 102 unit genset, 6 unit assessment kabel, 9 unit deteksi kabel, dan 9 unit kabel bergerak (UKB). Plus, 414 unit mobil, 74 unit motor, dan 17 unit crane.***
Editor : Doni Ramdhani

