PLN UID Jabar Siagakan Ribuan Personel Lengkap dengan APD
Saat ini peningkatan tuntutan kebutuhan listrik untuk lebih andal di fasilitas kesehatan menjadi prioritas. Hal itu terjadi karena adanya lonjakan pasien korona di beberapa titik wilayah Jawa Barat.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Saat ini peningkatan tuntutan kebutuhan listrik untuk lebih andal di fasilitas kesehatan menjadi prioritas. Hal itu terjadi karena adanya lonjakan pasien korona di beberapa titik wilayah Jawa Barat.
Untuk itu, PLN harus tetap siaga menjaga pasokan.
GM PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jabar Agung Nugraha mengatakan, tim pelayanan teknik PLN saat ini tetap memberikan layanan yang terbaik. Itu dilakukan dengan meningkatkan kewaspadaan personel agar tercegah dari penularan Covid-19 dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap khususnya dalam memastikan keandalan fasilitas kesehatan.
“Tidak ada yang lebih berharga dari jiwa manusia, pastikan jumlah alat pelindung diri mencukupi khususnya bagi rekan rekan teknik di lapangan, dan PLN memastikan akan tetap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,”
kata Agung, Selasa (24/3/2020).
Menrurutnya, jumlah personel yang disiagakan saat ini sebanyak 3.799 orang pegawai pelayanan teknik, 437 pegawai teknik, dan 1.637 pegawai vendor jaringan. Mereka diakuinya disiagakan apabila terjadi hal-hal yang perlu ditangani segera.
"Masyarakat dapat menghubungi Contact Center PLN 123 atau melalui aplikasi PLN Mobile. Petugas akan datang membantu dilengkapi dengan APD sesuai SOP perusahaan.
Selain memastikan jumlah personil PLN juga memastikan cadangan pasokan yang cukup," ucapnya.
Pada saat ini, daya mampu memasok energi listrik sebesar 12.589 MW dengan cadangan 5.467 MW. Selain itu, pihaknya menyiapkan cadangan 60 buah genset, 13 buah UPS, 97 unit gardu bergerak, 10 unit alat deteksi, dan 700 unit kendaraan teknik.
Agung menambahkan, selain meningkatkan kewaspadaan masyarakat diimbau untuk terus memastikan informasi terkait Covid-19 ini dari pemerintah daerah setempat.
"Dipastikan pelayanan ketenagalistrikan yang disediakan PLN kepada pelanggan dan masyarakat luas tidak akan berkurang atau menurun akibat merebaknya Covid-19 ini. Baik kebutuhan listrik di fasilitas umum seperti rumah sakit maupun listrik rumah tangga," sebutnya. (*)
Editor : Doni Ramdhani

