Polda Jateng Upayakan Stok Migor Aman untuk Bulan Puasa

Polda Jawa Tengah berupaya memastikan stok ketersediaan minyak goreng di pasaran tetap aman dan memenuhi kebutuhan masyarakat selama ramadan

Polda Jateng Upayakan Stok Migor Aman untuk Bulan Puasa
Ilustrasi Minyak Goreng

INILAHKORAN, Bandung - Polda Jawa Tengah berupaya memastikan stok ketersediaan minyak goreng di pasaran tetap aman dan memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan puasa. Karena itu melalui tim satgas pangan, Polda Jateng memperketat pengawasan jalur distribusi minyak goreng dari pabrik, distributor hingga konsumen.

Kabidhumas Kombes Pol M Iqbal Alqudusy menyebut sejauh ini stok minyak goreng di Jateng terpantau aman. Jumlah kebutuhan harian minyak goreng diperkirakan mencapai 45.968 liter. Sedangkan stok harian yang tersedia mencapai 52.032 liter.

"Untuk stok barang di tingkat distributor besar Jawa Tengah pada pengecekan beberapa waktu lalu ada sekitar 6.780 ton siap edar," ujar Iqbal dalam keterangannya, Sabtu 26 Maret 2022.

Baca Juga: Minyak Goreng Kemasan Mahal, Warga KBB Kini Dipusingkan dengan Langkanya Minyak Goreng Curah

Kendati demikian, kata Iqbal, pihaknya mewaspadai kemacetan di simpul-simpul distribusi. Kemacetan di simpul-simpul distribusi dan berdampak pada kekosongan stok di toko-toko penyedia minyak goreng. Maka meski tak terlalu lama, kekosongan stok harus diminimalisir.

"Untuk itu tim satgas pangan sudah meminta agar pemberian DO ke penyalur Migor dipercepat dan pengiriman tidak ditunda-tunda. Upaya-upaya pengawasan dan koordinasi seperti ini akan terus dilakukan," kata Kabidhumas.

Kemudian menghadapi Ramadhan dan Idul Fitri, Iqbal memastikan, Polda Jawa Tengah juga memantau ketersediaan bahan kebutuhan masyarakat termasuk sembako. Namun ia tak menampik potensi adanya spekulan yang berupaya memanfaatkan momen Ramadhan dan idul Fitri untuk menimbun dan memainkan harga kebutuhan pokok masyarakat di pasaran.

Baca Juga: Hukum Munggahan dalam Islam, Benarkah Dilarang? Simak Jawaban Buya Yahya Berikut Ini!

"Tak hanya minyak goreng, ketersediaan sembako juga dipantau. Jangan sampai ada kelangkaan atau harga yang naik drastis di pasaran. Nanti akan ditelusuri," tandasnya.

Karena itu, lanjut Iqbal, Polda Jaww Tengah telah memberdayakan semua lini. Hal itu dilakukan untuk mengeliminir kelangkaan bahan kebutuhan pokok masyarakat termasuk sembako dan mengawasi jalur distribusinya. Mulai dari personel tingkat Polda hingga Polsek sudah diperintah memantau situasi di pasaran.

"Stok dan pergerakan harga minyak goreng serta kebutuhan masyarakat lain akan terus dipantau dan dilaporkan. Untuk kelancaran distribusi Polda Jateng siap berkoordinasi dengan instansi terkait," tutup Iqbal.***


Editor : inilahkoran