INILAH, Bandung - Kehadiran Kunihiro Yamasitha di sesi latihan Persib Bandung menimbulkan polemik di kalangan bobotoh. Bukan karena kualitasnya, namun bobotoh menilai seharusnya tim berjulukan Maung Bandung ini mengisi slot asing Asia dengan pemain yang beroperasi sebagai striker.
Dalam berbagai jejaring media sosial, tak sedikit bobotoh mengatakan bahwa tim kesayangannya ini membutuhkan striker sebagai tandem Ezechiel N'Douassel di lini depan.
Terbukti, di musim 2018 lalu, ketika Ezechiel absen terkena kartu merah atau cedera, tidak ada pemain yang mampu memerankan posisinya dengan baik meski memiliki Airlangga Sutjipto, Patrich Wanggai, M Wildan Ramdani dan Muchlis Hadi Ning Syaifulloh.
Kini, permasalahan itu akan kembali muncul, apalagi tandem atau pengganti Ezechiel N'Douassel di lini depan Persib hanya diisi M Wildan Ramdani dan Muchlis Hadi Ning Syaifulloh.
Meski demikian Pelatih Persib, Miljan Radovic ogah menanggapi polemik tersebut. Dia hanya meminta kepada bobotoh untuk bersabar lantaran skuat Persib untuk musim 2019 belum terbentuk sepenuhnya.
"Saya punya taktik dan strategi. Tentunya saya ingin membuat Persib menjadi luar biasa karena ini juga untuk bobotoh, untuk semua. Tapi saya tidak bisa bicara dulu soal daftar pemain yang berbeda, sabar," ujar Radovic, Jumat (1/2).
Pelatih asal Montenegro ini mengaku sudah memiliki rencana yang matang dalam pembentukan tim Persib musim 2019. Diharapkan semua bisa berjalan dengan lancar, sehingga Persib bisa tampil maksimal di setiap pertandingannya.
"Saya dan asisten saya tahu bagaimana kita akan main. Sabar dulu sabar, saya pelatih disini. Saya punya rencana jangan khawatir. Kita lihat nanti," pungkasnya. (*)