Polisi Buru Pemasok Dana untuk Komplotan Pencuri Mobil di Rest Area

Polda Jabar sudah kantongi identitas pemasok dana untuk komplotan pencuri mobil di rest area. Perburuan pun dimulai!

Polisi Buru Pemasok Dana untuk Komplotan Pencuri Mobil di Rest Area
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Ibrahim Tompo memastikan identitas pemasok dana untuk para pencuri mobik di rest area sudah dikantongi.

INILAHKORAN, Bandung- Polisi tengah memburu pemasok dana kepada para pelaku pencuri mobil di rest area.

Para pelaku pencuri mobil di rest area  sempat baku tembak di gate tol Pasirkoja, Kota Bandung, beberapa waktu lalu.

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jabar, mengaku sudah mengantongi identitas pelaku pendanaan itu.

Baca Juga: Kemacetan Sejumlah Titik dalam Tol Gegara Banyak Kendaraan Berhenti di Bahu Jalan

"Identitas sudah ada," ucap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Ibrahim Tompo, Sabtu 30 April 2022.

Ibrahim tak menyebutkan siapa identitas dari sponsor tersebut. Menurutnya saat ini tim sedang memburu pelaku tersebut.

"Masih dilakukan pendalaman," katanya.

Sebelumnya, Polisi kemarin ini, melakukan tindakan tegas dengan menembak serta menyergap tiga pelaku pencurian pemberatan.

Baca Juga: PENGUMUMAN: Polda Jabar Kembali Terapkan One Way di Jalur Tol Arah Jawa, Ini Titiknya

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan sebelum berhasil ditangkap, ketiga pelaku berhasil lolos dari penyergapan-penyergapan sebelumnya. .

"Jadi, ada tiga kali penyergapan (sebelum ditangkap)" kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Ibrahim Tompo di Jalan Ir. H. Juanda, Kota Bandung pada Rabu 27 April 2022.

Namun saat dilakukan penyergapan di Gate Tol Pasir Koja, para pelaku akhirnya berhasil ditangkap, setelah polisi berikan tindakan tegas.

Baca Juga: Sinopsis Ikatan Cinta 30 April 2022: Manfaatkan Kedekatan Reyna dan Keysha, Nino Siapkan Strategi untuk Menang

"Setelah tindakan tersebut akhirnya berhasil melakukan atau melumpuhkan para tersangka. Langkah kepolisian kemarin sudah cukup bagus," ucapnya.

Kekinian, para pelaku, lanjut Ibrahim, tengah dilakukan pemeriksaan mendalam, terhadap tiga orang pelaku tersebut.

Sementara disinggung mengenai alasan polisi tak melakukan tindakan tegas misalnya dengan menembak pelaku, Ibrahim mengatakan bahwa ketika itu tak ada hal yang dinilai perlu untuk memberi tindakan tegas.

"Kalau melihat kondisi di lapangan kemarin, anggota banyak mempertimbangkan hal-hal yang mengandung risiko sehingga belum mengambil langkah tegas," ucap dia.***(cesar yudistira)


Editor : inilahkoran