INILAH, Bogor - Pelaku pembunuhan Adriana Yubelia Noven (18) masih misterius. Saking kesulitan mengendus jejak sang pelaku, polisi merasa butuh bantuan teknologi canggih.
Hingga saat ini sudah ada penambahan saksi yang diperiksa polisi dari 22 orang menjadi 25 orang saksi. Polisi hingga kini berusaha memerbesar resolusi gambar CCTV agar wajah pelaku bisa diketahui dengan jelas.
Kapolresta Bogor Kota Kombes Polisi Hendri Fiuser mengaku tengah berusaha untuk mencari kemungkinan apakah ada teknologi yang lebih canggih untuk melacak pelaku.
"Sementara itu barang bukti tidak ada yang baru, tapi teknis penyelidikan masih dilakukan rekan-rekan penyidik dengan berkoordinasi dengan mabes Polri dan Polda Jawa Barat," tegasnya.
Hendri membeberkan, sampai saat ini belum ada sidik jari jelas, karena modelnya step. Kemudian proses ditemukannya korban saat terbunuh jeda waktunya agak cukup lama sehingga terjadi penguapan karena pengaruh udara jadi tidak ada.
"Proses-proses digital forensik IT penyelidikan telah dilakukan, saya yakin Insya Allah teman-teman dilapangan tetap berkerja kerasa secara kemungkinan mereka lakukan dan akan terungkap," pungkasnya.