Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pembuang Bayi di Desa Langensari Lembang
Identitas pelaku pembuang bayi di Kampung Buniasih RT03/01, Desa Langensari, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang tak lain merupakan orang tua dari bayi yang sempat diberinama Dewi Putri Langensari akhirnya dikantongi polisi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cimahi - Identitas pelaku pembuang bayi di Kampung Buniasih RT03/01, Desa Langensari, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang tak lain merupakan orang tua dari bayi yang sempat diberinama Dewi Putri Langensari akhirnya dikantongi polisi.
Mirisnya, pelaku yang dirahasiakan namanya itu masih di bawah umur. Sementara pelaku pria masih dalam pencarian pihak kepolisian.
"Dalam sepekan dua bayi baru lahir yang dibuang orang tuanya ditemukan dikawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat," kata Kapolres Cimahi, AKBP Tri Suhartanto saat ditemui di Mapolres Cimahi, Senin 16 Desember 2024.
Untuk bayi pertama, sebut Tri, ditemukan warga di sebuah kebun milik warga pada Rabu 11 Desember 2024 sekira pukul 06.30 WIB. Kendati sempat mendapat penanganan intensif dari pihak medis RSUD Lembang, namun bayi malang tersebut dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 05.14 WIB di RSUD Lembang.
"Kami turut berdukacita. Dan kami sudah menemukan identitas dari orang tua dan kita ketahui ternyata orang tua (bayi malang tersebut) masih di bawah umur," sebutnya.
Dengan ditemukannya identitas orang tua bayi malang tersebut, lanjut Tri, pihaknya bakal menggali keterangan-keterangan dari orang tua pelaku dan korban juga.
"Proses penyelidikan terus kita lakukan dan kita menggandeng dari dinas-dinas terkait mengenai pemeriksaan karena pelaku masih di bawah umur," jelasnya.
Ditanya terkait pelaku pria yang diduga bersama-sama tega membuang bayi malang tersebut, Tri menuturkan, pihaknya masih melakukan pendalaman.
"Jadi kita mohon waktu dan tentu saja apabila proses penyelidikan ini sudah kita dapatkan secara komprehensif, kita akan sampaikan," ucapnya.
Tri menyebut, pelaku masih merupakan warga Lembang, namun pihaknya belum melakukan penahanan lantaran keduanya masih di bawah umur.
"Kita lakukan pendekatan supaya yang bersangkutan bisa lebih terbuka dalam proses pemeriksaan," ujarnya.
Berkenaan penemuan bayi baru lahir kedua yang dibuang di Babakan Bandung RW 10, Desa Pagerwangi, Kecamatan Lembang, Tri menuturkan, bayi baru lahir yang ditemukan kedua pada Sabtu, 14 Desember 2014 dan tergantung dengan kantung pada tiang Penerangan Jalan Umum (PJU) saat ini dalam keadaan sehat.
"Kita lebih fokus pada kesehatan bayinya," ucapnya.
Belajar dari dua kasus pembuangan bayi dalam satu pekan di Kawasan Lembang, Tri mengingatkan pentingnya pengawasan orang tua dan keluarga.
Termasuk, pentingnya edukasi bagi masyarakat dan para orang tua yang memiliki anak remaja.
"Agar para orang tua menjaga dan melakukan pengawasan terhadap anak-anaknya dan memang kita harus bisa menjaga dan menjadi pengawasan kita bersama," ujarnya.*** (agus satia negara)
Editor : Ahmad Sayuti

