Polisi Ungkap Makna Dibalik Tulisan di Dinding Rumah Penemuan Kerangka Ibu dan Anak di Bandung Barat

Polisi akhirnya mengungkap makna tulisan yang ditemukan di dinding rumah penemuan kerangka ibu dan anak di Perumahan Tanimulya Indah RT 10/15, Desa Tanimulya, Kecamatan Ngamprah,  Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Polisi Ungkap Makna Dibalik Tulisan di Dinding Rumah Penemuan Kerangka Ibu dan Anak di Bandung Barat
Polisi akhirnya mengungkap makna tulisan yang ditemukan di dinding rumah penemuan kerangka ibu dan anak di Perumahan Tanimulya Indah RT 10/15, Desa Tanimulya, Kecamatan Ngamprah,  Kabupaten Bandung Barat (KBB)./Agus Satia Negara

INILAHKORAN, Ngamprah - Polisi akhirnya mengungkap makna tulisan yang ditemukan di dinding rumah penemuan kerangka ibu dan anak di Perumahan Tanimulya Indah RT 10/15, Desa Tanimulya, Kecamatan Ngamprah,  Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Meski tulisan yang ada pada dinding rumah Indah Hayati dan Elia Imanuel masih dalam proses analisa, namun polisi mengungkap makna tulisan tersebut sebagai ungkapan kekecewaan pada kehidupan keluarga mereka.

"Isinya terkait kekecewaan, masalah keluarga, dan terkait dengan kehidupan," Kapolres Cimahi  AKBP Tri Suhartanto kepada wartawan di Mapolres Cimahi, Kamis 1 Agustus 2014.

"Jadi cuma sebatas itu, tapi kita masih menunggu hasil analisa," sambungnya.

Tri menjelaskan, pihak mencocokan antara tulisan di dinding dengan tulisan lainnya dan menganalisa apakah benar tulisan yang ada di dinding itu benar ditulis ibu dan anak tersebut.

"Kita tunggu hasil analisa karena yang pertama, kita harus mencocokan tulisan yang ada di dinding itu sama dengan tulisan yang dibuat mereka sehari-hari," jelasnya.

Sebelumnya, ada hal yang menarik perhatian di dinding rumah penemuan kerangka, yakni sebuah curahan isi hati Indah Hayati dan Elia Imanuel Putra.

tulisan tersebut tepat berada di bagian ruang tamu dan kamar tempat mereka ditemukan menjadi kerangka.

tulisan itu berbunyi 'Jikalau kau menikah lagi, aku harap kau jangan menyakiti istri ketiga mu nanti. Aku lihat kau sudah meminang istri baru lagi kan? Yang dari Ciamis yang photo bersamamu itu. Dipajang di FB Hendra Setiawan. Di kolom komentar tertulis mengingat karena kau pernah gagal menjalani hubungan pada istri ke 1 mu yang bernama Leony Maria Theressia'.

tulisan lainnya yakni 'Aku minta rumah ini diwakafkan untuk mesjid Tanimulya. Kalau Mudjoyo Tjandra tidak menyerahkan untuk didirikan mesjid di tempat ini, berarti sudah menjadi penjahat karena merebut hak saya dan warga Tanimulya untuk warga RT 10. Pak RT tolong tagih rumah ini dan harus jadi mesjid atas kematian saya'.

Di tembok tengah rumah, tertulis curahan hati diduga dibuat Elia yang berbunyi 'Aku hanya minta uang sekolah tapi kau seperti itu. Katanya raihlah cita-citamu setinggi langit, tapi kau tidak dukung aku dengan biaya sekolah. Maafkan aku tidak bisa menjadi anak yang sempurna karena manusia tidak ada yang sempurna. Termasuk istrimu aja kau tinggalkan karena kau menuntut dia menjadi sangat sempurna. Tapi ketahuilah, hanya tuhan yang sempurna'.

"tulisan itu, nanti kita akan cocokan dengan tulisan yang ada di buku-buku waktu dia belajar, jadi nanti pasti ada pembandingnya," ujarnya. ***


Editor : JakaPermana