Polres Karawang Siagakan 500 Personel Amankan Libur Panjang
Ribuan personel dikerahkan Porles Karawang untuk mengamankan libur panjang mulai dari objek wisata hingga pusat keramaian dan kemacetan
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Polres Karawang mengerahkan 500 personel mengantisipasi libur panjang mulai Kamis (14/5/2026) hingga Minggu (17/5/2026).
Selama 4 hari kedepan agenda termasuk padat yaitu perayaan kenaikan Isa Almasih, tempat wisata dan persiapan nonton bareng saat Persib Bandung menjadi tuan rumah dan arus lalulintas dijalan tol dan jalan arteri Karawang.
"Mulai hari ini banyak agenda ya, yang perlu perhatian kami. Mengantisipasi hal itu kami mengerahkan 500 porsonel yang bertugas mulai hari ini. Polisi sudah disebar di sejumlah titik untuk pengamaan agar semua agenda berjalan lancar," kata Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah, Kamis (14/5/26).
Menurut Fiki dalam rangka perayaan hari raya Isa Almasih polisi sudah disebar di sejumlah gereja yang ada diseluruh wilayah se-Kabupaten Karawang, mengamankan masyarakat yang sedang ibadah. Polisi bersiaga mengamankan pelaksanaan ibadah di setiap gereja.
"Kami sudah plotting gereja yang ada di Karawang," kata Fiki.
Menurut Fiki polisi juga disebar disejumlah tempat wisata yang ada di Karawang. Beberapa tempat wisata di Karawang menjadi antensi polisi dalam rangka pengamanan di tempat wisata.
"Karena libur panjang biasanya tempat wisata banyak dikunjungi masyarakat jadi tempat wisata jadi atensi kami," katanya.
Selain tempat wisata polisi juga akan fokus pertandingan Persib Bandung yang akan menentukan juara dalam pertandingan hari Minggu sore nanti. Biasanya setiap laga Persib Bandung selalu ada nonton bareng disejumlah tempat.
"Kami antisipasi usai nonton bareng selalu ada arak-arakan motor yang suka berakhir dengan keributan," katanya.
Terkait dengan pengamanan arus lalulintas, Fiki mengatakan polisi sudah ditempatkan disejumlah titik seperti jalan tol dan jalur arteri. Jika terjadi kemacetan polisi sudah menyiapkan rekayasa lalulintas.
"Kalau terjadi kemacetan kami sudah siapkan polisi untuk mengurai arus kemacetan. Namun sifatnya masih situasional mengikuti kondisi lalulintas," katanya.
Editor : Ahmad Sayuti

