Polresta Gerebek Kontrakan yang Diduga Basecamp Gengster, 8 Orang Diamankan
Polisi menggerebek kontrakan yang diduga basecamp gengster di kawasan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan pada Senin 9 Juni 2025. Alhasil sebanyak delapan orang diamankan dalam penggerebekan ini dan juga tiga bilah senjata tajam (Sajam).
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Polisi menggerebek kontrakan yang diduga basecamp gengster di kawasan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan pada Senin 9 Juni 2025. Alhasil sebanyak delapan orang diamankan dalam penggerebekan ini dan juga tiga bilah senjata tajam (Sajam).
"Ya, dari kegiatan kami itu, ada delapan orang yang diamankan. Rinciannya enam laki-laki dan dua perempuan," ungkap Kasi Humas polresta Bogor Kota Ipda Eko Agus pada Senin 9 Juni 2025.
Eko memaparkan, penggerebekan dilakukan pada Senin 9 Juni 2025 dini hari. Kedelapan orang yang diamankan tersebut mulai dari remaja berusia 14 tahun hingga usia dewasa berusia 22 tahun.
"Dari laporan anggota, delapan orang tersebut sedang melakukan (minum-minum) miras di dalam kontrakan yang diduga dijadikan basecamp," paparnya.
Eko menjelaskan, Polisi kemudian melakukan penggeledahan di kontrakan tersebut. Hasilnya, ditemukan tiga bilah Sajam di bawah kasur kontrakan.
"Lalu, setelah dilakukan penggeledahan di dalam kamar kontrakan, terdapat tiga Sajam dibawah kasur, yaitu dua bilah pedang dan satu klewang," jelasnya.
Eko membeberkan, pemilik kontrakan diketahui bernama J, sedangkan yang mengisi kontrakan adalah anaknya sendiri berinisial F. Namun, saat penggerebekan, F tidak ada di lokasi.
"Untuk saat ini tiga sajam sedang diperdalami untuk kepemilikannya yang ditemukan di bawah kasur tersebut," tegas Eko.
Editor : JakaPermana

