Polrestabes Bandung Gelar Patroli Gabungan, Pastikan Keamanan Kota
Rarusan personel dari Polrestabea Bandung, TNI, Satpol PP dan Dishub dikerahkan untuk melakukan patroli demi keamanan kota
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Polrestabes Bandung menggelar patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dengan melibatkan ratusan personel gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan (Dishub) untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh wilayah Kota Bandung.
Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Dedi Supriyadi, mengatakan patroli dilakukan secara menyeluruh di seluruh wilayah hukum Polrestabes Bandung sebagai bentuk kehadiran aparat dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Dalam rangka menjaga dan merawat Jawa Barat, khususnya Kota Bandung, malam ini secara konsisten seperti kemarin-kemarin kita melaksanakan patroli dalam rangka memastikan keamanan seluruh wilayah yang menjadi wilayah hukum Polrestabes Bandung,” ujar Dedi, Rabu (22/7/2026).
Ia menjelaskan, patroli melibatkan sekitar 300 personel yang diperkuat unsur TNI, Satpol PP, dan Dishub. Menurutnya, seluruh wilayah Kota Bandung menjadi sasaran patroli tanpa terkecuali.
“Seluruhnya Kota Bandung. Setiap jengkal tanah di Kota Bandung kita pastikan malam ini sampai dengan besok pagi, kemudian dilanjutkan dengan patroli siang. Kita pastikan kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat untuk menciptakan rasa aman, nyaman, dan kondusif,” katanya.
Dedi menuturkan, patroli tersebut merupakan bagian dari Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) yang dilaksanakan secara berkelanjutan hingga pagi hari dan dilanjutkan oleh patroli pada giliran berikutnya.
“Ini namanya patroli kegiatan rutin yang ditingkatkan. Kita tentunya sampai pagi, kemudian nanti dilapis lagi dengan patroli yang jam berikutnya,” ucapnya.
Terkait sasaran patroli, Dedi mengatakan pihaknya mengedepankan patroli dialogis kepada masyarakat. Selain itu, patroli juga bertujuan mencegah terjadinya tindak kriminal dengan menghilangkan peluang terjadinya kejahatan.
Editor : Ahmad Sayuti

