Prabowo Siap Bentuk Tim Independen Selidiki Kematian Ojol Affan, Tapi Tolak Tarik TNI dari Ranah Sipil

Prabowo bakal bentuk tim independen selidiki kasus ojol Affan

Prabowo Siap Bentuk Tim Independen Selidiki Kematian Ojol Affan, Tapi Tolak Tarik TNI dari Ranah Sipil

INILAHKORAN - Presiden Prabowo Subianto menyatakan siap mempertimbangkan pembentukan tim investigasi independen guna menyelidiki kematian pengemudi ojek online Affan Kurniawan.

Affan meninggal dunia usai dilindas kendaraan taktis Brimob saat pembubaran aksi unjuk rasa di Jakarta.

Dalam pertemuan dengan sejumlah pimpinan media massa di kediamannya di Hambalang, Jawa Barat, Sabtu (6/9), Prabowo menegaskan bahwa usulan tersebut logis dan layak dibicarakan lebih lanjut.

“Kalau tim investigasi independen, saya kira ini masuk akal. Bisa dibicarakan, nanti kita lihat bentuknya seperti apa,” kata Prabowo dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Senin (8/9).

Tanggapan atas 17+8 Tuntutan Rakyat

Pertemuan yang berlangsung hampir 14 jam itu turut membahas 17+8 Tuntutan Rakyat, yang ramai disuarakan publik melalui media sosial. Menurut Prabowo, sejumlah poin dalam tuntutan tersebut dapat diterima dan dibicarakan secara lebih mendalam dengan pemerintah.

Namun, ia menilai ada poin lain yang masih perlu diperdebatkan, khususnya terkait usulan penarikan TNI dari tugas pengamanan sipil.

“Kalau tarik TNI dari pengamanan sipil, ya silakan masyarakat menilai masuk akal atau tidak. Terorisme itu ancaman, aksi pembakaran itu ancaman, kerusuhan juga ancaman bagi rakyat. Masa TNI ditarik dari pengamanan sipil? Itu menurut saya debatable,” tegasnya.

Pertemuan Maraton dengan Pimpinan Media

Berdasarkan informasi resmi dari Tim Media Presiden, pertemuan dengan enam pemimpin redaksi media massa tersebut berlangsung sejak Sabtu pagi hingga Minggu (7/9) dini hari.

Dalam forum itu, para pimpinan redaksi duduk bersama Presiden Prabowo di meja bundar. Pertemuan turut dihadiri Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya serta Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo.

Prabowo menekankan, pemerintah akan menanggapi secara serius setiap aspirasi rakyat, termasuk desakan untuk menuntaskan kasus dugaan pelanggaran HAM dalam aksi unjuk rasa beberapa waktu terakhir.


Editor : Firda Rachmawati