Proyek ATP Masih Jauh dari Progres, padahal 3 Bulan Kurang Proyek Harus Selesai

Proyek Alun-alun Pataraksa masih jauh dari progres, padahal kurang dari tiga bulan lagi proyek senilai Rp11 miliar itu harus selesai.

Proyek ATP Masih Jauh dari Progres, padahal 3 Bulan Kurang Proyek Harus Selesai
Pengerjaan proyek Alun-Alun Taman Pataraksa masih jauh dari progres.

INILAHKORAN, Cirebon - Kurang dari tiga bulan lagi, Proyek Alun Alun Taman Pataraksa (ATP), Kabupaten Cirebon, senilai Rp11 miliar harus selesai.

Proyek bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat tersebut masih terkendala genangan air saat penggalian. Bahkan, pemasangan lantai dasar dan fondasi besi dipasang berjibaku dengan genangan tersebut.

Untuk mengejar progres, pemasangan fondasi pada lantai kerja yang sudah selesai, terus dilakukan. Sementara pengerukan di bagian barat yang masih cukup luas, juga terus dikerjakan, namun genangan air masih tetap menjadi kenadala.

Baca Juga: Proyek Taman Patakarsa Bermasalah, Beko Mentok Batu, Pengerukan Tak Sesuai Target

"Ya mau bagaimana lagi, genangan air di mana-mana. Kita sedot berapa kali juga malah pompa airnya yang rusak," kata Manajemen Konstruksi Toto, pada Senin, 4 Oktober 2021.

Toto menjelaskan, sebetulnya tidak ada masalah lantai kerja serta fondasi besi dipasang dalam genangan air. Karena tinggi lantai kerjanya sendiri adalah 5 sentimeter.

Nantinya setelah pemasangan lantai kerja, akan kembali dipasang basemen yang tingginya 20 sentimeter. Toto juga mengklaim, fondasi untuk cor-coran besi beton penyangga tingginya 60 sentimeter.

Baca Juga: Berkah di Balik Proyek Taman Patakarsa, Warga Ada yang Dapat Rp200 Ribu Sehari

"Memang lantai kerja hanya bisa menahan genangan air lima puluh persen saja. Tapi ketika lantai kerjanya sudah tertutup basemen, air dipastikan sudah kita stop. Saya jamin tidak akan ada kebocoran pada lantai basemen. Kan kita pakai water pump," aku Toto.

Justru lanjut Toto, persoalan nantinya pada penyambungan cor-coran lama dengan cor-coran yang baru belum tentu senyawa. Dirinya justru khawatir, penggunaan water pump nanti dengan kualitas asal-asalan. Penyambungan cor-coran sendiri yaitu penyambungan lantai dasar dengan basemen.

"Justru saya khawatir nantinya memakai water pump asal-asalan. Di samping itu dalam spek juga menggunakan water stop. Bagaimana kalau pemakaian water stop-nya asal ciprat-ciprat saja. Ya pasti bocor lah," ungkap Toto.

Ditanya progres penggalian yang sudah melampaui batas, Toto mengaku optimis dalam waktu dekat akan selesai. Alasannya, semua material untuk basemen, semuanya sudah siap di lokasi proyek. Di samping itu, pekerjaan juga dilakukan sampai jam 22.00 WIB, sebagai upaya mengejar progres.

"Penggalian sebentar lagi mas. Insyaallah proyek akan selesai sesuai target tanggal 20 Desember nanti. Kecuali, faktor cuaca yaitu turun hujan berhari-hari. Ya pasti terganggu dong progresnya," jelas Toto.

Toto berani memastikan, kunjungan Gubernur Jabar Ridwan Kamil (RK) tanggal 12 bulan ini pada proyek ATP, tidak akan mengecewakan. Menurutnya, dipastikan semua basemen akan selesai, pas RK melakukan kunjungan.

"Tanggal 12, nanti basemen akan selesai, termasuk galeri yang bersebelahan dengan basemen. Intinya, semua basemen baik untuk parkir maupun galeri, sudah bisa selesai," terangnya.

Toto juga mengeluhkan, sampai saat ini belum ada anggaran apapun yang bisa dicairkan dalam proyek Bantuan Provinsi tersebut.  Baik anggaran untuk pembangunan ATP maupun anggaran konsultannya.

"Sama sekali anggaran belum turun dari provinsi. Sementara kami dikejar progres. Tapi mau bagaimana lagi," pungkasnya.***(Maman Suharman)


Editor : inilahkoran