PT KAI Tawarkan Gerai di Beberapa Stasiun kepada Pelaku UMKM Kab Bandung

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 2 Bandung menawarkan gerai untuk menjual berbagai produk unggulan dari para pelaku UMKM di Kabupaten Bandung. Dengan begitu, berbagai produk unggulan dari UMKM di Kabupaten Bandung bisa lebih dikenal luas dan berkembang pesat.

PT KAI Tawarkan Gerai di Beberapa Stasiun kepada Pelaku UMKM Kab Bandung
EVP Daop 2 PT Kereta Api Indonesia Bandung Fredi Firmansyah. (Dani R Nugraha)

INILAH,Bandung- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 2 Bandung menawarkan gerai untuk menjual berbagai produk unggulan dari para pelaku UMKM di Kabupaten Bandung. Dengan begitu, berbagai produk unggulan dari UMKM di Kabupaten Bandung bisa lebih dikenal luas dan berkembang pesat.

EVP Daop 2 PT Kereta Api Indonesia Bandung Fredi Firmansyah, mengatakan, selain melakukan pelayanan, pihaknya juga memiliki tanggung jawab untuk turut membantu masyarakat sekitar. Selain dengan berbagai program CSR, PT Kereta Api Indonesia juga membantu para pelaku UMKM.

Menurutnya melihat berbagai potensi UMKM serta geliat pertanian di Kabupaten Bandung dengan berbagai hasil produknya yang layak untuk dipajang dan dijual di bebagai gerai yang tersebar di beberapa stasiun di wilayah Daop 2 Bandung.

"Beberapa waktu lalu saya bertemu dengan Bupati Bandung pak Dadang. Saya tertarik dengan berbagai produk pertanian dan produk UMKM yang dihasilkan oleh masyarakat Kabupaten Bandung. Nah saya menawarkan beberapa slot gerai untuk para pelaku UMKM dari Kabupaten Bandung untuk memajang dan menju berbagai produk unggulannya, dan beliau sangat antusias dengan tawaran kami itu," kata Fredi usai menyerahkan bantuan pembangunan batas desa wisata Cikembang dan penanaman bibit pohon di 0 KM Citarum di Desa Cikembang Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung, Jumat ( 7/2/2020). 

Menurut Fredi, diwilayah Daop 2 Bandung terdapat 51 stasiun. Namun dari 51 stasiun itu memang tidak semuanya mempunyai pelayanan komersial. Ada beberapa stasiun yang memiliki slot gerai untuk menjajakan berbagai produk. Selama ini telah berjalan dibeberapa stasiun yang ada di wilayah Daop 2 Bandung.

"Sudah berjalan di beberapa stasiun ada 10 sampai 12 slot yang diisi oleh para pelaku UMKM yang menjual produknya. Para pelaku UMKM itu adalah mitra binaan kami, nah agar bisa menjadi binaan kami harus lolos seleksi," ujarnya.

Fredi melanjutkan, untuk slot para pelaku UMKM Kabupaten Bandung ini pihaknya menawarkan di beberapa stasiun yang memang memiliki pelayanan komersial berupa gerai-gerai.

"Sesuai kebutuhan saja, ada berapa UMKM silahkan asal lolos seleksi dan menjadi mitra binaan kami,"katanya.

Selain melakukan pembinaan terhadap para pelaku UMKM, kata Fredi, PT Kereta Api Indonesia juga terus mengabdi untuk negeri. Salah satunya yakni dengan melaksanakan corporate social responsibility (CSR). Seperti yang dilaksanakan di Desa Cibeureum Kecamatan Kertasari bekerjasama dengan SMAN 4 Kota Bandung, pada Kamis (6//2/2020) kemarin dengan memberikan bantuan senilai Rp100 juta. 

Dana tersebut dipergunakan untuk dua kegiatan yakni untuk pembangunan gapura desa wisata Cikembang dan penanaman sebanyak 4.600 bibit pohon di 0 KM Citarum.

“Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan di Kab. Bandung ini sebagai wujud BUMN Hadir Untuk Negeri guna memajukan pembangunan infrastruktur juga di bidang kelestarian lingkungan hidup,” katanya. (rd dani r nugraha)


Editor : Bsafaat