PTM 100 Persen di Kota Bandung Dilakukan Bertahap
Pelaksanaan pembelajaran tatap muka atau PTM 100 persen di KOta Bandung akan dilaksanakan secara bertahap.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Pelaksanaan pembelajaran tatap muka atau PTM 100 persen pada 10 Januari 2022, dilaksanakan secara bertahap.
Untuk melaksanakan PTM 100 persen di Kota Bandung, dibagi tiga kelompok penahapan dari total 2.639 lembaga formal.
Ketua Harian Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Bandung Asep Gufron mengatakan, PTM 100 persen dilakukan bertahap tidak lepas dari kehati-hatian Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dalam menyeleksi pengajuan.
Baca Juga: Tunda PTM 100 Persen, Pemerintahan Kota Bogor Geber Vaksinasi Anak 6 Hingga 11 Tahun
"Untuk pendidikan formal, pada intinya semua sudah siap melaksanakan PTM 100 peren. Tetapi pada prinsipnya, kita mendahulukan kehati-hatian. Dari 2.639 dibagi menjadi tiga kelompok. Kelompok pertama sebanyak 330, kelompok dua ada 1.677, dan kelompok ketiga ada 500 sekian," kata Asep pada Kamis 6 Desember 2022.
Menurut Asep, Pemkot Bandung memberikan waktu kepada mereka yang masuk kelompok dua dan tiga untuk segera melakukan verifikasi. Adapun waktu yang diberikan, satu bulan lamanya.
"Sisanya ini kita beri waktu satu bulan untuk verifikasi. Tetapi bukan berarti mereka belum siap. Semua sudah siap. Untuk yang belum diverifikasi, lebih kepada misalnya sarana prasarana yang harus dioptimalkan, dan bagaimana optimisasi Satgas di setiap sekolah dan di kewilayahan," ucapnya.
Baca Juga: Sebanyak 300 Sekolah di Kota Bandung Siap Gelar PTM 100 Persen
Asep menambahkan, perkembangan kasus Covid-19 di Kota Bandung saat ini terbilang terkendali. Namun begitu, pihaknya tetap mengingatkan masyarakat untuk melaksanakan protokol kesehatan secara ketat.
"Sampai hari ini, bisa dikatakan landai karena tidak ada peningkatan. Tetapi kewaspadaan harus tetap di jaga. Minimal kita berupaya varian baru Omicron tidak masuk Kota Bandung. Makanya kita tidak henti-hentinya menginformasikan masyarakat tidak boleh lepas dari prokes," ujar dia.
Terlepas itu, progres vaksinasi terhadap tenaga kependidikan di Kota Bandung telah terpenuhi yakni sudah mencapai 98,15 persen. Sementara untuk usia 12 hingga 17 tahun, telah mencapai 99,07 persen. *** (Yogo Triastopo)
Editor : inilahkoran


