Puluhan Anak Istimewa dan Komunitas Disabilitas Ikuti Lomba Fashion Show Busana Nusantara

Puluhan anak istimewa dari komunitas disabilitas memeriahkan Hari Kemerdekaan RI ke-79 dengan mengikuti lomba fashion show Busana Nusantara di Mal Botani Square, Kecamatan Bogor Tengah pada Sabtu 10 Agustus 2024 sore. 

Puluhan Anak Istimewa dan Komunitas Disabilitas Ikuti Lomba Fashion Show Busana Nusantara

INILAHKORAN, Bogor - Puluhan anak istimewa dari komunitas disabilitas memeriahkan Hari Kemerdekaan RI ke-79 dengan mengikuti lomba fashion show Busana Nusantara di Mal Botani Square, Kecamatan Bogor Tengah pada Sabtu 10 Agustus 2024 sore. 

Acara yang merupakan rangkaian dari Festival Merah Putih (FMP) 2024 ini dihadiri oleh para istri unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Koordinator acara lomba fashion show Busana Nusantara, Lya Dilliyana mengatakan, lomba fashion show kali ini terbagi dalam tiga kategori, yaitu junior, senior dan anak istimewa. 

"Pembagian kategori ini, bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada semua kalangan termasuk kategori anak istimewa dari sekolah inklusi dan sekolah luar biasa," ungkap Lya kepada wartawan usai acara pada Sabtu 10 Agustus 2024 malam.

Lya menjelaskan, ada 18 anak istimewa yang ikut dalam lomba ini. Kategori anak istimewa ini dirancang khusus untuk memberikan kesempatan bagi anak-anak dari Sekolah Inklusi dan Sekolah Luar Biasa untuk berpartisipasi. 

"Kami sangat bangga bisa memberikan platform bagi anak-anak istimewa untuk mengekspresikan diri mereka melalui busana Nusantara. Ini adalah momen bagi mereka untuk menunjukkan kebanggaan mereka terhadap warisan budaya kita," jelas Lya.

"Kami berharap dapat mengakomodasi bakat dan kreativitas anak istimewa dari komunitas disabilitas agar memiliki kesempatan yang sama untuk mengekspresikan kebanggaan mereka terhadap busana warisan nusantara," tambah Lya.

Di tempat yang sama, Ketua FMP 2024, Hendryanto Liebrata mengapresiasi terhadap partisipasi anak-anak istimewa dalam lomba ini. 

"Keterlibatan anak-anak istimewa dalam ajang ini bukan hanya tentang busana, tetapi juga tentang inklusi dan memberikan mereka ruang untuk berprestasi. Ini adalah bentuk nyata dari cinta kita terhadap sesama dan budaya kita," ungkap pria yang akrab disapa Om Akeng.

Om Akeng menambahkan, konsep lomba fashion show Busana Nusantara tahun ini adalah warisan budaya nuansa kemerdekaan. FMP adalah perayaan kebersamaan dan keberagaman. Dari itu, lewat lomba ini, ia menekankan pentingnya keberagaman dan inklusi dalam pelestarian budaya. 

"Melalui lomba ini, kita merayakan bukan hanya busana Nusantara, tetapi juga semangat inklusi dan rasa bangga akan budaya kita yang begitu kaya. Lomba fashion show busana Nusantara ini, tidak hanya menjadi ajang untuk menampilkan keindahan busana tradisional, tetapi juga menegaskan pentingnya inklusi dan kebersamaan dalam merayakan kekayaan budaya Indonesia," pungkasnya. ***


Editor : Ahmad Sayuti