Trotoar Gasibu Bandung Belum Rampung, Akses Disabilitas Dievaluasi

Trotoar kawasan Gasibu Bandung belum rampung. Pemprov Jabar mengevaluasi kemiringan pelandaian bagi penyandang disabilitas agar lebih aman dan nyaman.

Trotoar Gasibu Bandung Belum Rampung, Akses Disabilitas Dievaluasi
Trotoar Gasibu Badnung jadi sorotan dan harus dievaluasi lantaran tidak ramah disabilitas.

INILAHKORAN.ID - Pemerintah Provinsi Jawa Barat masih melakukan pembenahan sejumlah bagian Trotoar di kawasan Gasibu, Bandung, termasuk akses bagi penyandang disabilitas yang dinilai belum ideal karena kemiringan pelandaian terlalu tajam.

evaluasi tersebut dilakukan seiring revitalisasi kawasan Gasibu dan Gedung Sate yang hingga kini belum rampung. Pemprov Jabar menegaskan, fasilitas pejalan kaki yang saat ini terlihat belum dapat dinilai sebagai hasil akhir proyek karena penataan masih berlangsung.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Barat Adi Komar mengatakan, pekerjaan fisik trotoar di kawasan Gasibu belum mencapai tahap final.

“Jadi pada prinsipnya berdasarkan informasi dari DBMPR, Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Jabar, pengerjaan atau penataan trotoar lapangan Gasibu ini sampai dengan sekarang memang belum selesai, belum sampai 100 persen,” ujar Adi Komar, Senin (28/9/2026).

Menurut Adi, berbagai masukan masyarakat menjadi bahan evaluasi pemerintah, termasuk terkait desain akses bagi pengguna kursi roda.

Bagian trotoar yang dinilai kurang aman akan disempurnakan sebelum kawasan tersebut dibuka sepenuhnya untuk publik.

“Ya, kemarin untuk yang ketinggian dari jalan atau trotoar tersebut yang untuk difabel yang dirasakan terlalu curam atau kemiringannya terlalu tajam itu dievaluasi. Saat ini sedang dievaluasi dan tentunya agar lebih maksimal lagi dari sisi keamanan dan kenyamanan nanti akan disesuaikan, akan disempurnakan lagi, akan diperbaiki lagi,” ucapnya.

Trotoar Gasibu Masih dalam Tahap Evaluasi

Adi menegaskan, trotoar di sekitar Gasibu saat ini belum berfungsi sebagai fasilitas publik secara penuh. Sejumlah area masih dipasangi pembatas karena pekerjaan dan evaluasi belum selesai.

“Belum final memang ya, tentunya evaluasi-evaluasi yang kemarin itu jadi bentuk evaluasi secara menyeluruh,” katanya.

Selain penyempurnaan fisik, Pemprov Jabar juga menyiagakan petugas di sejumlah titik untuk membantu masyarakat menyeberang selama proses pengerjaan berlangsung.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keselamatan pengguna jalan di sekitar kawasan yang masih menjadi area konstruksi.

Pemprov Jabar meminta masyarakat tidak terburu-buru menilai hasil revitalisasi sebelum seluruh pekerjaan selesai. Masukan dari warga, komunitas pejalan kaki, hingga penyandang disabilitas akan menjadi bahan evaluasi agar kawasan Gasibu lebih aman, nyaman, dan ramah bagi seluruh pengguna.


Editor : Ahmad Sayuti