Koalisi Pejalan Kaki Uji Ramah Difabel Trotoar Baru Gasibu, Begini Hasilnya
Koalisi Pejalan Kaki Bandung menggelar 'Tamasya Trotoar' guna menguji langsung fasilitas perbaikan trotoar Gasibu bagi kelompok difabel dan lansia.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Momen unik sekaligus reflektif terekam di kawasan Lapangan Gasibu, Kota Bandung. Sejumlah warga bersama Komunitas Koalisi Pejalan Kaki Bandung menggelar aksi bertajuk "Tamasya trotoar" untuk menguji secara langsung hasil perbaikan fasilitas pejalan kaki di kawasan ikonik tersebut.
Dalam aksi yang diunggah oleh akun @alghazaliii96 dan @kopekabandung, terlihat seorang pengguna kursi roda berupaya menaiki undakan trotoar baru dengan dibantu oleh warga sekitar.
Aksi "Tamasya Trotoar" diprakarsai sebagai langkah pengawasan publik terhadap proyek pembenahan infrastruktur publik.
Koalisi Pejalan Kaki Bandung ingin memastikan apakah perbaikan yang dilakukan pemerintah daerah benar-benar memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya kelompok disabilitas dan lanjut usia (lansia).
Sebelumnya, desain trotoar di sekitar Lapangan Gasibu sempat memicu gelombang kritik dari warga karena dinilai terlalu tinggi dan menyulitkan pejalan kaki.
Menanggapi keluhan masyarakat, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kemudian merespons dengan menginstruksikan perbaikan berupa penambahan anak tangga atau undakan agar lebih landai dan mudah dijangkau.
Uji Coba Langsung di Lapangan
Melalui kegiatan "Tamasya Trotoar", para partisipan mencoba melintasi fasilitas pendukung pejalan kaki yang telah diperbaiki. Kehadiran pengguna kursi roda dalam pengujian tersebut menjadi bukti nyata pentingnya ketersediaan jalur ramp atau bidang miring yang inklusif, bukan sekadar undakan tangga biasa.
Dalam video uji coba tersebut terlihat pengguna kursi roda kesulitan untuk menaiki trotoar hingga harus dibantu beberapa orang.
Koalisi Pejalan Kaki Bandung berharap aksi ini dapat mendorong pemerintah untuk terus meningkatkan standar pembangunan fasilitas umum agar benar-benar ramah difabel, ramah lansia, dan memenuhi prinsip kesetaraan hak bagi seluruh pejalan kaki di Kota Bandung.
Editor : Firda Rachmawati

