PWI Peduli Bukti Nyata Kinerja PWI Jawa Barat
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat resmi melantik pengurus PWI Peduli di Hotel Horison, Jalan Pelajar Pejuang 45 No.121, Bandung, Rabu (4/12/2019).
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat resmi melantik pengurus PWI Peduli di Hotel Horison, Jalan Pelajar Pejuang 45 No.121, Bandung, Rabu (4/12/2019).
Kegiatan tersebut merupakan rangkaian Konferensi Kerja PWI Jawa Barat tahun 2019, di antaranya Konferensi Kerja PWI Jawa Barat, Pelantikan Pengurus PWI Peduli dan Peluncuran Website www.pwijabar.com
Mengusung tema 'Membangun Sinergi, Tingkatkan Kompetensi Menghadapi Kemajuan Teknologi', kegiatan ini diharapkan mampu membawa PWI Jabar dalam menentukan arah dan tujuan PWI tidak hanya sebagai jembatan informasi masyarakat dan pemerintah. Namun, mampu berkompetensi di era revolusi industri 4.0 dan berkontribusi secara nyata dalam menyikapi masalah-masalah sosial.
Sebanyak 115 pengurus PWI dari kabupaten/kota serta Ikatan Keluarga Wartawan (IKWI) Jawa Barat turut hadir. Tak hanya itu, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari, Ketua PWI Peduli Pusat Muhammad Nasir, dan Ketua PWI Jawa Barat Hilman Hidayat turut hadir untuk memberikan apresiasi terhadap kinerja dan kontribusi PWI untuk pemerintah dan warga Jawa Barat.
Hilman Hidayat mengatakan, pembentukan PWI Peduli sebenarnya sudah sejak lama dan sudah berkeliling ke daerah-daerah untuk melihat secara langsung realisasi kegiatan PWI Peduli.
"Saya sudah keliling dan ternyata PWI yang berada di daerah telah banyak merealisasikan program PWI Peduli," kata Hilman dalam sambutannya.
Hilman menuturkan, lebih dari 500 orang wartawan muda siap menjadi anggota PWI, seluruhnya hanya tinggal mengikuti persyaratan dan aturan yang berlaku.
"Mudah-mudahan setelah adanya konferensi ini, kita bisa menentukan arah PWI dalam dua tahun ke depan," tutur Hilman.
Hilman menambahkan, yang paling penting saat ini adalah membangun dan kemitraan dengan pihak-pihak terkait agar bisa bersinergi tidak hanya dalam hal memberitakan, tentunya untuk menggelar uji kompetensi wartawan (UKW), PWI juga bisa bekerja sama dengan pemda untuk melahirkan wartawan- wartawan yang berkompeten.
"Saya banyak mendapat masukan dari pimpinan daerah yang menyampaikan agar PWI dan Pemda bisa melaksanakan UKW guna melahirkan wartawan yang berkualitas dan berkompeten dalam membuat berita sesuai dengan aturan yang telah ditentukan," ujarnya.
Senada dengan Ketua PWI Jabar, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengaku senang bisa hadir dalam Konferensi Kerja PWI Jabar dan bertemu langsung dengan keluarga PWI Jabar serta Pengurus PWI Pusat.
"Kita sangat senang dengan adanya peran media, berbagai kebijakan dan keputusan Pemerintah Provinsi Jawa Barat bisa sampai pada masyarakat masyarakat berkat adanya media," ujar Uu.
Uu berharap, PWI bisa jadi mitra bagi Pemprov Jabar untuk merealisasikan berbagai program-program yang digulirkan, sesuai jargonnya Jabar Juara Lahir Batin
"Kami berharap wartawan harus bisa meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Melihat posisi wartawan yang sangat strategis banyak yang mencoba mempengaruhi dan merusak kinerja serta prinsip wartawan," ujar Uu.
Uu menjelaskan, berita yang disampaikan insan pers adalah berita yang memperkuat persatuan dan kesatuan. Akhir akhir ini jabar dinilai oleh salah satu lembaga survei adalah provinsi yang paling intoleran.
"Kami tidak menerima dengan kesimpulan tersebut. Jawa barat adalah provinsi yang paling toleran, masyarakat jabar sangat ramah," jelasnya.
Uu menilai, salah satu isu yang sedang ramai dibahas sekarang itu berkaitan dengan agama. Islam bukan agama radikal, bukan agama teroris, hanya keimanan dan ketakwaan seorang wartawan yang kokoh yang mampu membuat berita dengan lurus dan objektif.
"Dunia digital tak bisa dihindari, siapa yang menguasai digital dia lah penguasa dunia, siapa yang mengusai media dia pula yang berpeluang menguasai dunia," ujarnya.
Uu mengajak seluruh peserta konferensi untuk mendoakan seluruh pemimpin daerah termasuk Gubernur Jawa Barat agar jadi pemimpin yang adil, bijaksana, yang mencintai dan dicintai rakyatnya.
"Dengan adanya PWI Peduli saya sangat bersyukur dan berterima kasih telah mengadakan program ini. PWI harus bisa bersinergi tak hanya dengan Pemprov Jabar saja, namun di tingkat daerah pun juga harus diperkuat karena pemerintah daerah merupakan bagian terpenting dari Pemprov Jabar," pungkas Uu. (agus sn)
Editor : suroprapanca

