PWNU Jabar Harap Hasil BM Kubro Bermanfaat bagi Bangsa dan Negara
Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat (Jabar), KH Juhadi Muhammad, berharap hasil dari pembahasan Bahtsul Masail (BM) Kubro dapat bermanfaat bagi bangsa dan negara.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cirebon - Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat (Jabar), KH Juhadi Muhammad, berharap hasil dari pembahasan Bahtsul Masail (BM) Kubro, di Ponpes KHAS Kempek Cirebon, Kamis 24 Agustus 2023, dapat bermanfaat bagi bangsa dan negara.
"Mudah-mudahan apa yang nanti menjadi keputusan hasil bahtsul masail ini bisa memberikan manfaat bagi bangsa dan negara," kata Kiai Juhadi saat memberikan ssmbutan.
Ia juga mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya bahtsul masail kubro tersebut. Kegiatan itu memang sudah menjadi agenda rutin Lembaga Bahtsul Masail (LBM) PWNU Jabar.
Dia menyebutkan, dalam perjalanannya sejauh ini eksistensi LBM PWNU Jabar sudah diakui. Sebab beberapa hasil bahtsul masail mendapat respon luar biasa. Bahkan menjadi rujukan pemerintah dalam menyikapi suatu masalah.
"Seperti soal pembahasan Pondok Al-Zaitun. Hasil bahtsul masail LBM PWNU Jabar langsung direspon oleh Pemprov Jabar dan dilanjutkan Pemerintah Pusat melalui Menteri Mahfud MD," ungkapnya.
Dengan eksistensi LBM PWNU Jabar ini, lanjutnya, minimal antar Ponpes di Jabar bisa bersilaturahmi. Karena satu tahun bisa dilakukan dua kali BM Kubro.
Sementara itu, Ketua LBM PWNU Jabar, KH Zaenal Mufid menyampaikan, lembaga yang dipimpinnya murni mengurus soal kajian. Ia pun merasa bangga, karena pada periode kepemimpinan Kiai Juhadi di PWNU Jabar, LBM bisa hidup dan berkembang. Karena sebelumnya sudah tidak aktif lagi selama 20 tahun.
"Hari ini kita mengadakan bahtsul masail kubro dan kita sudah ada 13 agenda sekolah bahtsul masail. Sekolah bahtsul masail ini ada di 10 titik untuk tiga bulan ke depan," ungkapnya.
Dia menyebutkan, ada program yang sudah rutin berjalan di LBM PWNU Jabar. Program tersebut yaitu bahtsul masail sugra yang diadakan di setiap zona setiap bulannya. Setelah lima zona menggelar bahtsul masail, maka diadakan bahtsul masail kubro, seperti yang di gelar di Ponpes KHAS Kempek.
Hal senada dikatakan Muhammad Shofy, yang juga ketua panitia. Menurutnya, Kegiatan BM Kubro itu bekerjasama dengan Panitia Haul KH Aqil Siroj ke-34 dan Sesepuh Ponpes KHAS Kempek. Pihaknya terkesan karena LBM PWNU Jabar berkenan mengadakan bahtsul masail di pesantrennya.
"Alhamdulillah LBM PWNU Jabar sudah berpengaruh besar. Kami harap nantinya hasil BM Kubro ini, sifatnya bisa mendorong pemerintah baik di tingkat regional maupun nasional," tukasnya. (maman suharman)
Editor : Ahmad Sayuti

