INILAH, Bandung - Pada gelaran wisuda Sekolah Tinggi Musik Bandung (STIMB) ke-7 di Gedung De Majestic Jalan Braga, Kota Bandung, Kamis (31/1/2019), terselip wisudawan yang menjadi perhatian.
Dia adalah Muhammad Rafi Hermansyah. Pria 21 tahun asal Kuningan ini berhasil menuntaskan studi program D3 Penyaji Musik dengan konsentrasi Gitar Elektrik.
Duduk di sebuah skuter matik, Rafi berbaur dengan 31 rekan wisudawan lainnya. Dia terlihat bahagia. Ya, Rafi merupakan pengidap spina bifida sejak lahir. Sakit kelainan pada tulang belakang ini memaksanya harus duduk terus di skuter matiknya tersebut.
Meskipun memiliki keterbatasan, siapa sangka jika bungsu dari dua bersaudara ini sangat piawai melahap dawai demi dawai senar gitar. Bahkan jemarinya begitu luwes. Bagi pecinta musik, tentu tahu gitaris dunia sekelas Joe Satriani. Nah, Rafi ini sudah terbiasa membawakan lagu-lagu Joe Satriani.
“Inspirasi saya Joe Satriani. Meskipun dibilang susah, tapi bisa kok,” kata Rafi usai mengikuti prosesi wisuda.
Menurut Rafi, keterbatasan fisik bukan halangan untuk menuntaskan pendidikan tinggi. Bahkan dirinya telah memantapkan diri untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang S1 Seni Musik. Ia ingin pengetahuan dan jaringannya terus bertambah.
"Dunia pendidikan penting untuk membuka pikiran dan wawasan lebih luas. Saya sudah mantap ingin terjun di dunia musik. Saya enggak usah mikirin kekurangan," tuturnya.
Raffi bukan sembarangan bermusik. Dia pernah tampil di panggung musik di Cirebon, Ciwalk, dan Braga Kota Bandung. Meski sudah memiliki lagu karya sendiri, Rafi belum merasa perlu menunjukannya ke publik.
Saat ini dia lebih suka melakukan cover gitaris dunia, untuk kemudian diunggah ke youtube.