Rahasia Memudarkan Bekas Luka: Mana yang Benar-Benar Ampuh?
Bekas luka sebenarnya merupakan bukti bahwa tubuh sedang bekerja keras menyembuhkan diri dengan membentuk jaringan kolagen baru.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - bekas luka sebenarnya merupakan bukti bahwa tubuh sedang bekerja keras menyembuhkan diri dengan membentuk jaringan kolagen baru.
Mengutip dari CNA, tidak semua luka pulih dengan tampilan yang sama. Tingkat keparahannya sangat bergantung pada kedalaman cedera, lokasi tubuh, hingga faktor genetik dan usia. Area seperti dada atau kaki serta kulit usia muda yang sangat aktif memproduksi kolagen justru lebih rentan meninggalkan bekas yang menonjol.
Secara medis, jenis bekas luka terbagi menjadi beberapa tipe:
1. Atrofik (Cekung): bekas bopeng akibat jerawat parah atau cacar air yang merusak struktur kolagen.
2. Keloid & Hipertrofik: bekas luka yang menebal, menonjol, dan berwarna kemerahan akibat produksi kolagen berlebih.
3. Kontraktur & Stretch Mark: Kerusakan jaringan akibat luka bakar luas atau peregangan kulit yang terlalu cepat.
Untuk perawatan mandiri di rumah, gel atau plester silikon (silicone sheet) menjadi satu-satunya produk tanpa resep dengan bukti ilmiah paling kuat untuk memudarkan keloid dan bekas luka menonjol.
Sementara itu, petroleum jelly sangat efektif dipakai pada luka baru agar tetap lembap dan tidak meninggalkan koreng tebal. Sebaliknya, bahan populer seperti Vitamin E dan Aloe Vera justru memiliki bukti medis yang sangat minim dalam mengubah struktur bekas luka.
Kunci utama penanganan ada pada timing. Perawatan paling efektif dilakukan saat bekas luka masih berwarna kemerahan atau gatal (fase remodeling, yaitu 2–3 minggu hingga kurun 1 tahun setelah luka menutup).
Jika bekas luka sudah lama dan mengeras, perawatan oles umumnya kurang berpengaruh, sehingga membutuhkan tindakan medis profesional seperti terapi laser, microneedling, atau suntikan kortikosteroid.
Editor : Doni Ramdhani

