Raih Best Coach of The Week, Robert Alberts: Biasa Aja

Pelatih Persib Robert Alberts terpilih sebagai Best Coach of The Week pada pekan ke-30 Liga 1 2021/2022 tepat saat menghadapi Arema FC.

Raih Best Coach of The Week, Robert Alberts: Biasa Aja
Raih Best Coach of The Week, Robert Alberts bilang biasa aja.

INILAHKORAN, Bandung - Pelatih Persib Robert Alberts terpilih sebagai Best Coach of The Week pada pekan ke-30 Liga 1 2021/2022. Itu terjadi tepat saat menghadapi Arema FC, 9 Maret 2022 lalu.

Pasalnya, racikan Robert Alberts berhasil membawa Persib meraih kemenangan usai ketertinggalan gol terlebih dahulu dari Arema FC. Hasilnya, Maung Bandung menang dengan skor 2-1 dan Robert Alberts dinilai layak dilabeli Best Coach of The Week.

Robert Alberts mengatakan penghargaan Best Coach of The Week tersebut adalah hal yang subjektif. Menurutnya, tidak bisa disebut siapa pelatih terbaik atau siapa pemain terbaik.

Baca Juga: Jelang Persib vs Persebaya, Robert Alberts Ungkap Kondisi Bruno Cantanhede dan David da Silva

"Saya tidak pernah menaruh perhatian terhadap itu. Yang terpenting adalah pemain yang bekerja bersama punya kepercayaan terhadap pelatihnya. Dan itu yang menjadi perhitungan saya, bukan pengakuan dari publik," kata Robert Alberts saat dihubungi, Rabu 16 Maret 2022.

Pelatih asal Belanda ini mengaku melihat sepak bola dari sudut pandang yang berbeda. Sebab banyak yang tidak mengetahui mengenai apa yang terjadi di balik layar.

"Yang terpenting adalah jika kamu menjadi sosok yang dipandang oleh para pemain, pelatih yang dipercaya. Jika itu yang terjadi (dipandang dan dipercaya pemain) maka tentu saya senang dan saya sudah melakukan pekerjaan dengan benar," tuturnya.

Baca Juga: Begini Cara Umuh Muchtar Pompa Semangat Persib di 3 Laga Sisa Liga 1 Indonesia

Karena itu, Robert Alberts memastikan tidak terlalu menaruh perhatian penuh dengan penghargaan yang didapatkan. Kepercayaan pemain menjadi paling penting baginya.

"Saya selalu mengikuti pepatah 'ketika orang-orang berkata kamu bagus, saya tahu saya tidak bagus. Tapi ketika orang-orang berkata saya buruk, saya tahu saya tidak seburuk itu'. Jadi apa yang orang katakan saya adalah pelatih terbaik (di pekan 30), saya tidak menaruh perhatian terhadap hal itu," tegasnya. (Muhammad Ginanjar)


Editor : inilahkoran