Ratusan Rumah di Desa Purwabakti Rusak, Warga Butuh Tenda
Selain Desa Purwabakti dan Desa Ciasihan, Desa Cibunian serta Desa Ciasmara juga terdampak bencana alam gempa bumi tektonik berkekuatan 5.0 skala richter pada Selasa, (10/3/2020) pukul 17.18 WIB.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Pamijahan - Selain Desa Purwabakti dan Desa Ciasihan, Desa Cibunian serta Desa Ciasmara juga terdampak bencana alam gempa bumi tektonik berkekuatan 5.0 skala richter pada Selasa, (10/3/2020) pukul 17.18 WIB.
Dikarenakan lemahnya sinyal jaringan telekomunikasi di lokasi terdampak, laporan dampak bencana alam gempabumi antara warga dengan aparat desa atau kecamatan belum optimal.
"Laporan sementara puluhan hingga ratusan rumah yang mengalami kerusakan ringan, sedang dan berat itu ada di Desa Purwabakti, Desa Ciasihan, Desa Cibunian dan Desa Ciasmara," kata Ryan Achdiana, Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Pamijahan ketika dihubungi wartawan, Selasa (10/3/2020).
Dia menerangkan, walau pun tidak ada korban jiwa namun sejumlah warga mengalami luka ringan karena tertimpa dinding yang ambruk atau roboh.
"Satu orang nenek mengalami luka ringan karena tertimpa dinding dibagian punggungnya. Selain itu, anak kecil luka ringan di bagian kepala karena tertimpa genteng," terangnya.
Selain rumah, Ryan menuturkan setidaknya satu ruang kelas di SDN Ciasmara 05 yang tidak bisa digunakan untuk kegiatan belajar memgajar besok karena dinding dan lantainya mengalami retak-retak.
"Pas saya lewat Desa Ciasmara, satu ruang kelas SDN Ciasmara 05 sepertinya tidak layak digunakan kegiatan belajar mengajar besok hingga atau mungkin siswa diungsikan atau dipindahkan dulu kegiatannya ke titik yang lebih aman," tutur Ryan.
Dia melanjutkan, dari empat desa terdampak itu dua kampung di Desa Purwabakti paling terdampak bencana alam gempa bumi adalah di Kampung Garehong dan Kampung Cisalada.
"Di Desa Purwabakti tepatnya di Kampung Garehong dan Kampung Cisalada yang lokasinya dekat PT Star Energy itubpaling terdampak, total ada ratusan rumah yang mengalami kerusakan. Warga saat ini butuh banyak bantuan tenda karena selain rumahnya mengalami kerusakan, mereka juga masih takut adanya bencana gempabumi susulan," lanjutnya. (Reza Zurifwan)
Editor : Doni Ramdhani

