Kasus Covid-19 Garut Mulai Naik Lagi, Petani Pasundan Pun Angkat Bicara

Meningkatnya kembali kasus Covid-19 di Kabupaten Garut dapat perhatian Serikat Petani Pasundan. Mereka mengingatkan warga soal prokes.

Kasus Covid-19 Garut Mulai Naik Lagi, Petani Pasundan Pun Angkat Bicara
Bupati Garut Rudy Gunawan. (zainulmukhtar)

INILAHKORAN, Garut – Meningkatnya kembali kasus Covid-19 di Kabupaten Garut dapat perhatian Serikat Petani Pasundan. Mereka mengingatkan warga bahwa pandemi belum berakhir.

Sekjen Serikat Petani Pasundan, Agustiana, mengaku prihatin dengan fenomena yang diperlihatkan masyarakat di banyak daerah, termasuk Garut. Mereka seakan menganggap wabah Covid-19 sudah selesai.

Tak sedikit warga yang tak lagi memperhatikan protokol kesehatan. Padahal, protokol kesehatan penting untuk pengamanan diri dari penularan Covid-19.

“Yang paling parah, kondisi ini terjadi di tempat wisata dan tempat bisnis. Sementara pemerintah daerahnya tak bertanggung jawab. Bahkan tak menutup kemungkinan memanipulasi data. Seolah level bahayanya sudah turun padahal bisa saja parah,” kata penyintas Covid-19 yang sempat menjalani isolasi mandiri beberapa hari itu.

Baca Juga: Tuh Kan...Kasus Covid-19 Kabupaten Garut Kembali Merangkak Naik

Agustiana pun mengingatkan, kalau tak penting, jikapun harus keluar (rumah) maka mesti selektif, dan tetap menjaga kesehatan.

“Kalau bisa, jangan dulu piknik!” serunya.

Kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Garut bertambah sebanyak 18 orang.

Tak urung hal itu membuat angka kasus aktif Covid-19 naik kembali menjadi sebanyak 164 kasus. Pasalnya, kasus pasien sembuh dari Covid-19 di Garut hanya bertambah sebanyak delapan orang. Jumlahnya lebih sedikit dibandingkan penambahan kasus baru pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

Baca Juga: Gawat, Ada Indikasi Kasus Covid-19 di Kabupaten Garut Meningkat Lagi

Dari sebanyak 164 kasus aktif itu, sebanyak 39 kasus di antaranya dalam isolasi perawatan rumah sakit. Jumlah tersebut sama dengan sehari sebelumnya. Sedangkan sebanyak 125 kasus lainnya isolasi mandiri. Jumlah tersebut bertambah 10 orang dari sehari sebelumnya.

Kasus aktif pada hari sebelumnya, mencapai sebanyak 154 kasus. Kasus aktif adalah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dan menjalani perawatan. Jumlah kasus diperoleh dari akumulasi pasien positif Covid-19 dikurangi pasien sembuh dan meninggal dunia.

Keterangan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut disampaikan Koordinator Komunikasi Publik Muksin, akumulasi pasien positif di Kabupaten Garut sendiri menjadi sebanyak 24.540 orang dengan adanya penambahan 18 kasus baru pasien terkonfirmasi positif.

Sebanyak 18 pasien tersebut terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan RT PCR sebanyak 16 orang, dan rapid tes antigen sebanyak dua orang.

Mereka terdiri sembilan perempuan dan sembilan laki-laki berusia antara sebelas tahun sampai 62 tahun dari 12 kecamatan.

Sedangkan akumulasi pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19 menjadi sebanyak 23.215 orang dengan adanya penambahan sebanyak delapan pasien positif selesai pemantauan isolasinya. (zainul mukhtar)


Editor : inilahkoran