Nataru, Warga Garut Diminta Kurangi Mobiliitas dan Jaga Prokes
Helmi Budiman meminta masyarakat tetap disiplin menjaga protokol kesehatan (Prokes), dan mengurangi mobilitasnya saat libur Nataru.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Garut - Wakil Bupati Garut Helmi Budiman meminta masyarakat tetap berdisiplin menjaga protokol kesehatan (Prokes), termasuk mengurangi mobilitasnya saat libur natal 2021 dan tahun baru 2022 (Nataru).
Helmi Budiman mengaku itu penting dilakukan agar tidak terjadi lonjakan kasus Covid-19, termasuk varian Omicron yang saat ini sedang diwaspadai karena terdeteksi sudah masuk Indonesia.
Helmi juga meminta warga Garut memantau pergerkan pemudik yang masuk wilayah Kabupaten Garut.
"Agar kasus varian Omicron tidak menyebar, maka masyarakat harus tetap patuh melaksanakan protokol kesehatan dan menaati aturan pemerintah terkait Covid-19 ! Termasuk mengurangi mobilitas dan berpartisipasi dalam vaksinasi," ingatnya, Sabtu 18 Desember 2021.
Baca Juga: Tembok Puskesmas Mekarmukti Garut Jebol, Polisi Sediki rangka Menggunakan Bambu
Helmi menuturkan, ada sejumlah langkah dilakukan Pemkab Garut berkaitan penanganan kasus Covid-19 di wilayah Garut. Antara lain melakukan deteksi melalui penguatan testing, tracing, dan karantina. Dilakukan juga surveilans pembelajaran tatap muka, surveilans genomic untuk mengawasi varian baru, dan pengawasan terhadap perantau yang pulang ke Garut.
Langkah lainnya, tata laksana penanganan kasus dilaksanakan sesuai perkembangan ilmu pengetahuan, termasuk potensi obat baru, dan persiapan kapasitas rumah sakit serta fasilitas layanan kesehatan lainnya.
Juga, perubahan perilaku yang dilakukan melalui penguatan prokes berbasis teknologi informasi PeduliLindungi dan melakukan peningkatan cakupan vaksinasi nasional. Ditambah penguatan sistem kesehatan untuk menjaga keberlangsungan pelayanan kesehatan esensial dan memenuhi standar protokol kesehatan.
Baca Juga: Perlahan Tapi Pasti, Vaksinasi di Garut Capai 63,9 Persen
Helmi berharap situasi pandemi Covid-19 di Garut yang saat ini sudah membaik dapat dipertahankan, dan tidak terjadi lonjakan setelah libur nataru. *** (Zainul Mukhtar)
Editor : inilahkoran


