Tim PPS Baru Temukan 29.000 Anak Stunting di Garut

Tim Percepatan Penanganan Stunting (TPPS) Kabupaten Garut menemukan sebanyak 29.000 lebih anak di bawah usia lima tahun (balita) mengalami s

Tim PPS Baru Temukan 29.000 Anak Stunting di Garut
Wabup Garut Helmi Budiman usai memonitoring penimbangan dan pengukuran balita di wilayah Kecamatan Mekarmukti, selatan Kabupaten Garut, Selasa (21/6/2022).


INILAHKORAN, Garut-Tim Percepatan Penanganan Stunting (TPPS) Kabupaten Garut menemukan sebanyak 29.000 lebih anak di bawah usia lima tahun (balita) mengalami stunting di Kabupaten Garut.


Jumlah tersebut setara 16 persen dari 80 persen sasaran balita yang telah telah ditimbang dan diukur.


Hal itu dikemukakan Wabup Garut Helmi Budiman usai memonitoring penimbangan dan pengukuran balita di wilayah Kecamatan Mekarmukti, selatan Kabupaten Garut, Selasa (21/6/2022).

Baca Juga: Fans Jangan Sedih! Lee Tae Hwan Mulai Wajib Militer, Simak Tanggalnya!


"Alhamdulillah ada kesepakatan, ada kekompakan, bagaimana kita bersama-sama untuk menangani stunting ini. Setelah kita mendapatkan angka bahwa dari 80 persen yang sudah ditimbang itu ternyata 16 persen stunting," ujarnya.


Helmi meminta semua pihak bersama-sama turut menangani persoalan stunting di Kabupaten Garut. Salah satunya dengan melakukan pemberian makanan tambahan bagi balita mengalami stunting.


Dalam kunjungan kerjanya ke wilayah selatan Garut itu, Helmi berkesempatan mengumpulkan camat serta kepala puskesmas dan perwakilan dari Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Garut untuk mengevaluasi kegiatan bulan pencarian balita stunting yang saat ini sedang berjalan.

Baca Juga: Lirik Lagu​​ If I Can Dream – Maneskin

Data TPPS Kabupaten Garut sendiri menunjukkan, per 20 Juni 2022, jumlah balita  sudah ditimbang mencapai sebanyak 172.679 anak atau sebesar 80,1 persen dari total sasaran balita ditimbang sebanyak 215.615 anak.


Dari jumlah balita telah ditimbang itu ditemukan sebanyak 29.086 (16,8 persen) balita mengalami stunting.(zainulmukhtar)***


Editor : inilahkoran