Banjir Garut, Layanan Pelanggan PDAM di Tiga Kecamatan Terganggu

Para pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Intan Garut kebingungan karena pasokan air mereka terima menjadi keruh, Sabtu (16/7/

Banjir Garut, Layanan Pelanggan PDAM di Tiga Kecamatan Terganggu
Para pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Intan Garut kebingungan karena pasokan air mereka terima menjadi keruh, Sabtu (16/7/2022).


INILAHKORAN, Garut-Para pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Intan Garut kebingungan karena pasokan air mereka terima menjadi keruh, Sabtu (16/7/2022).


Ribuan rumah warga mengalami hal sama. Termasuk lingkungan rumah dinas Bupati Garut di Pendopo Garut Kota serta lingkungan perkantoran Sekretariat Daerah Pemkab Garut, dan DPRD Garut di Kecamatan Tarogong Kidul.


Belakangan diketahui hal itu terjadi akibat rusaknya bak penampungan air minum di sumber mata air Cipulus. Tembok penampungan air persis pinggir dasar aliran sungai Cimanuk runtuh diterjang banjir luapan air sungai terbesar di Garut tersebut pada Jum'at (15/7/2022) malam.

Baca Juga: PPDB 2022 Selesai, Ema Sumarna : 55.596 Siswa di Kota Bandung Sudah Miliki Tempat Pendidikan

Air sungai yang keruh meluap dan bercampur dengan cadangan air yang biasa dipasok untuk para pelanggan PDAM.


Menurut Direktur Utama PDAM Tirta Intah Garut Aja Rowi Karim mendampingi Kepala Bagian Hubungan Langganan Dasep Kurnia, ada tiga wilayah kecamatan terganggu pasokan air minumnya akibat kejadian tersebut, yakni Cabang Garut Kota, Cabang Tarogong Kidul, dan Cabang Tarogong Kaler.


"Kepada pelanggan di wilayah terdampak, mohon maaf dan maklumnya atas pasokan air ke rumah terganggu sementara ini !" kata Aja.

Baca Juga: Gratis Sekolah di 25 SMA/SMK Swasta Bandung dan Cimahi Ini, Apa Syaratnya?


Untuk perbaikan pengoperasian kembali pompa air di sumber mata air Cipulus sendiri hingga pasokan air minum ke pelanggan kembali berjalan normal, Aja mengatakan pihaknya tak bisa menentukan berapa lama.


Dia menyebutkan, pengerjaan pompa untuk dioperasikan kembali baru bisa mulai dilakukan jika sungai Cimanuk sudah surut. Hal itu karena tutup bak penampungan air di sumber mata air Cipulus di bagian bawah tergusur, dan bentengnya runtuh diterjang banjir Cimanuk. Sedangkan kondisi permukaan air sungai Cimanuk sendiri masih tinggi.(zainulmukhtar)***  

 
 


Editor : inilahkoran