Rehabilitasi Lahan Kritis Jabar-Banten, PTPN VIII Ajak Berkolaborasi

PT Perkebunan Nusantara VIII (PTPN VIII) membuka kesempatan berkolaborasi dalam Program Rehabilitasi Lahan Kritis di Jawa Barat dan Banten.

Rehabilitasi Lahan Kritis Jabar-Banten, PTPN VIII Ajak Berkolaborasi
Sejumlah mahasiswa Universitas Winaya Mukti dan Komunitas Pohon Indonesia bersiap menanam pohon di lahan kritis di Cimenyan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (10/12/2021). Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Kehutanan mencatat, hingga 30 November 2021 telah menanam sebanyak 52.323.425 bibit di lahan kritis se Jawa Barat yang telah melampaui target 50 juta bibit pohon hingga akhir tahun. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/aww.

INILAHKORAN-PT Perkebunan Nusantara VIII (PTPN VIII) membuka kesempatan berkolaborasi dalam Program Rehabilitasi Lahan Kritis di Jawa Barat dan Banten.

Hal ini sebagai bentuk Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bagi perusahaan BUMN maupun swasta untuk turut serta menanam pohon di areal lahan kritis.

PTPN VIII sendiri berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan dengan memperbaiki kerusakan alam dan melindungi seluruh potensi sumber daya alam bagi kelangsungan hidup masyarakat.

Baca Juga: Foto: Penanaman Bibit Pohon di Lahan Kritis KBU

Selain itu, sekaligus juga meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat dengan target utama penghijaun, perbaikan ekosistem, revitalisasi das, konservasi untuk resapan air.

Upaya yang akan dilakukan dengan cara penanaman pohon endemic di daerah lahan kritis, lahan gundul, daerah potensi banjir, kekeringan dan eks areal penebangan liar dengan melaksanakan koordinasi dengan aparat dan sosialisasi berkelanjutan kepada masyrakat untuk penghijauan.

Direktur PTPN VIII, Didik Prasetyo mengatakan Program Rehabilitas Lahan Kritis PT Perkebunan Nusantara VIII menargetkan pelaksanaan penanaman pada tahun 2021 sampai dengan tahun 2022 dan target pemeliharaan dilaksanakan pada tahun 2023 sampai dengan tahun 2026.

Baca Juga: 40,6 Juta Pohon Sudah Tertanam di Lahan Kritis Jabar

“Rehabilitasi Lahan Kritis di Jawa Barat dan Banten merupakan kewajiban kita semua," ujar Didik, Kamis (13/1/2022).
 
Sebagai langkah awal PTPN VIII telah mencanangkan program lahan kritis pada tanggal 11 Maret 2021 di lahan seluas 82,71 hektar dengan jumlah pohon sebanyak 27.862 pohon (populasi 400 pohon / Ha) yang berada di beberapa unit Kebun PTPN VIII sebagai bentuk pencegahan alih fungsi lahan dan bencana alam dengan fokus utama di 4 lokasi prioritas yaitu Kebun Gedeh – Mas Kab Bogor, Kebun Kertamanah Kab bandung, Kebun Cikumpay Kab Purwakarta dan Kebun Cisalak Baru Provinsi Banten.

Target pemulihan selanjutnya adalah konservasi sebanyak 402.708 Pohon yang berlokasi di 19 Kebun dengan total luasan 1.006,77 Ha sampai dengan tahun 2026.

Baca Juga: DPRD Jabar Dorong Pemprov Maksimalkan Lahan Kritis
 
"Kunci keberhasilan program ini adalah kolaborasi dari berbagai pihak mulai dari pemerintah, pihak swasta, organisasi non pemerintah, akademisi, aktivis lingkungan, masyarakat dan pihak lain. Kami mengharapkan dukungan dari berbagai pihak dalam bentuk untuk kesuksesan program ini," katanya.

Menurut dia, banyaknya perubahan fenomena alam yang salah satunya disebabkan oleh aktivitas pengawahutanan atau deforestasi yaitu penebangan hutan dan pengalih fungsian hutan menjadi kawasan pertanian, peternakan dan juga pemukiman, secara tidak kita sadari akan memberikan warisan buruk bagi generasi penerus bangsa.

Perubahan iklim yang disebabkan oleh emisi karbon dan efek rumah kaca mengakibatkan peningkatan suhu udara dan berpotensi menimbulkan kerusakan ekosistem secara menyeluruh.

Baca Juga: Purwakarta Galakan Penghijauan di Lahan-lahan Kritis

Beragam aktivitas manusia yang kurang ramah lingkungan menyebabkan peningkatan konsentrasi gas-gas rumah kaca, yang akan berdampak pada keadaan lingkungan, kesehatan makhluk hidup dan ekonomi masyarakat.

"Hal tersebut seharusnya menjadi titik balik untuk lebih menyadari pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan lebih menghormati keberadaan alam," katanya.

Dia menyampaikan, program ini juga sejalan dengan nilai luhur BUMN yaitu AKHLAK (Amanah, Kompoten, Loyal, Harmonis, Adaptif dan Kolaboratif).

Baca Juga: Jurus Jabar Tangani Lahan Kritis


"Bagi pihak yang tertarik untuk berkolaborasi dengan kami, bisa langsung menghubungi Tim Rehabilitasi Lahan Kritis PTPN VIII di Kantor Direksi PTPN VIII, Jalan Sindangsirna No. 4 Bandung atau melalui telepon (022) 2038966," pungkas dia. (riantonurdiansyah)***


Editor : inilahkoran