Rektor Uniga Abdusy Syakur Amin Kembali Terpilih Jadi Ketua KONI Garut

Rektor Uniga Abdusy Syakur Amin kembali terpilih sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Garut masa bakti 2022-202

Rektor Uniga Abdusy Syakur Amin Kembali Terpilih Jadi Ketua KONI Garut
Abdusy Syakur Amin kembali terpilih menjadi Ketua KONI Garut

 

INILAHKORAN, Garut -  Rektor Uniga Abdusy Syakur Amin kembali terpilih sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Garut masa bakti 2022-2026.

Terpilihnya kembali  Abdusy Syakur Amin menjadi Ketua KONI Garut pada saat Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) Garut di Hotel Santika Cipanas Kecamatan Tarogong Kaler Garut, Kamis 17 Maret 2022.

Abdusy Syakur Amin berhasil mendapatkan dukungan sebanyak 27 cabang olahraga (cabor) dari 47 cabor yang ada di bawah naungan KONI Garut. Jumlah tersebut berselisih tujuh dari dukungan didapatkan saingannya Rajab Priyaldi yang memeroleh dukungan sebanyak 20 cabor.

Baca Juga: Gaya Permainan Persib Bikin Cepat Lelah, Robert Alberts: Sejauh Ini Kami Sukses!

Ini merupakan kali kedua secara berturut-turut bagi Syakur yang juga Rektor Uniga itu terpilih menakhodai KONI Garut. Dia sebelumnya merupakan Ketua KONI Garut masa bakti 2018-2022.

Bupati Garut Rudy Gunawan yang hadir pada Musorkab mengusung tema "Melalui MusorKab KONI Kabupaten Garut Tahun 2022 memperkokoh Sinergitas Dalam Memajukan Prestasi Olahraga Kabupaten Garut" itu menilai Musorkab 2022 berjalan sesuai ketentuan peraturan yang ada. Pemilihan Ketua KONI berlangsung secara demokratis. Satu suara dari satu cabor.

"Ada 46 (cabor). Dilakukan secara tertutup. Tidak ada intimidasi. Tidak ada apa apa. Semuanya adalah clear profesional," ujarnya.

Baca Juga: Apakah Umat Muslim Pasti Masuk Neraka Dahulu Sebelum Surga? Simak Jawaban Buya Yahya Berikut Ini!

Rudy juga memastikan pihaknya siap bekerjasama dengan siapapun yang terpilih sebagai Ketua KONI Garut.

Sebelumnya, Syakur mengatakan, Musorkab merupakan acara penting dan strategis yang dihadiri semua stakeholder dan semua cabor di Kabupaten Garut. Hal itu menunjukkan besarnya perhatian kepada olahraga dan akan menjadi modal dasar bagi kemajuan olahraga di Garut.

"Olahraga bukan sekadar gerak saja. Olah raga memiliki dampak multi dimensi. Bukan hanya dampak biologis, dampak ekonomi, politik dan lainnya hingga sosial budaya. Oleh karenanya olahraga menjadi perhatian yang sangat seksi," ujarnya.

Baca Juga: Hukum Kredit Rumah dalam Islam Ada Syaratnya, Berikut Penjelasan Ustadz Khalid Basalamah

Ketua KONI Jawa Barat Ahmad Saefudin yang juga hadir pada kesempatan tersebut berharap Ketua KONI Garut dan jajaran terpilih dapat menjalankan amanatnya dengan baik.

Dia juga berharap KONI kabupaten/kota di Jabar mampu menghadirkan atlit yang nantinya dapat dihadirkan di perhelatan olahraga, terutama untuk persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI tahun 2024 di Aceh dan Sumatera Utara.

Dia menyebutkan, Jawa Barat sendiri mengalami kekurangan sekitar 30 persen atlit yang mengikuti PON XX di Papua tahun 2021.(zainulmukhtar)

 


Editor : inilahkoran