Rencana Boikot FIFA Dibatalkan, UEFA Ungkap Alasan yang Dipertimbangkan

UEFA mengungkap alasan yang dipertimbangkan usai berencana batalkan boikot FIFA.

Rencana Boikot FIFA Dibatalkan, UEFA Ungkap Alasan yang Dipertimbangkan
FIFA.

INILAHKORAN, Bandung - Saat ini banyak pihak yang memilih untuk memboikot FIFA usai Gianni Infantino buat proposal yang berkaitan dengan saham Piala Dunia.

UEFA untuk sementara menangguhkan rencana boikot kompetisi FIFA setelah menerima jaminan tertulis bahwa proyek FFE telah "ditarik secara permanen dan tidak dapat dibatalkan".

"Setelah mendapatkan dua jaminan yang dibutuhkan dari FIFA pada 30 Juli, dan setelah berkonsultasi dengan Asosiasi Nasionalnya, UEFA dengan demikian telah setuju untuk menangguhkan, secara sementara, penarikan diri tim-tim Eropa dari kompetisi FIFA di musim mendatang," kata UEFA dalam sebuah pernyataan pada hari Kamis.

Keputusan ini berarti semua tim yang lolos kualifikasi akan berpartisipasi dalam Piala Dunia Wanita U-20 bulan depan di Polandia, turnamen besar pertama yang berpotensi terpengaruh oleh kebuntuan tersebut.

Namun, badan tersebut mengatakan bahwa para anggotanya telah dengan suara bulat memberi mandat kepada konfederasi untuk menempuh "setiap jalur kelembagaan, politik, dan hukum yang tersedia" untuk mengamankan reformasi dan mengembalikan batasan pada wewenang presiden.

Konfederasi tersebut juga menyerukan "peninjauan eksternal yang benar-benar independen" terhadap proposal FIFA Forward Enterprise yang gagal, dengan mengatakan: 

"FIFA tidak dapat menyelidiki dirinya sendiri dan mengharapkan komunitas sepak bola untuk begitu saja menerima kesimpulannya."

UEFA juga mempertanyakan alasan di balik proposal tersebut, dengan mencatat kondisi keuangan FIFA yang sehat.

"FIFA saat ini memiliki cadangan miliaran dolar. Uang ini milik Asosiasi Anggota," tutur UEFA.

"Oleh karena itu, pertanyaannya adalah mengapa Presiden FIFA percaya bahwa ia membutuhkan investor luar untuk memperluas pendanaan pembangunan."

UEFA Menyatakan Nilai Komersial Hak Siar FIFA Terlalu Rendah

UEFA menyatakan dalam pengajuan hukumnya bahwa investor akan membayar $4,2 miliar untuk saham di FIFA Forward Enterprise, yang menilai bisnis tersebut sekitar $20 miliar.

UEFA mengatakan bahwa penilaian tersebut secara signifikan meremehkan nilai komersial hak siar FIFA dan menuduh bahwa penilaian tersebut tidak dilakukan melalui lelang terbuka atau diuji oleh penilai independen.

Dokumen tersebut menyatakan bahwa proposal itu dengan cepat mendapat penolakan di seluruh dunia sepak bola.

UEFA menyatakan bahwa 55 asosiasi anggotanya telah sepakat secara bulat dalam pertemuan darurat pada 30 Juli bahwa mereka tidak akan berpartisipasi dalam kompetisi FIFA, termasuk Piala Dunia, kecuali rencana tersebut ditarik.

FIFA membatalkan proposal tersebut pada 31 Juli. Saat mengumumkan penarikan tersebut, Infantino mengatakan bahwa proposal itu dimaksudkan untuk mendukung pengembangan sepak bola di seluruh dunia tetapi telah menciptakan perpecahan yang tidak lagi sesuai dengan tujuan tersebut.

Namun, UEFA mengatakan masih ada pertanyaan tentang bagaimana rencana itu dirancang dan dikembangkan.

Disebutkan bahwa staf FIFA mengeluh secara internal bahwa mereka telah "ditipu" dan bahwa Sekretaris Jenderal FIFA Mattias Grafstrom dilaporkan telah dikecualikan dari penyusunan proposal tersebut.***


Editor : Irma Nurfajri