Revitalisasi Gedung Sate, Pemprov Koordinasi dengan Ahli

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat sudah melakukan kajian mendalam mengenai revitalisasi sejumlah taman di Gedung Sate, Kota Bandung. Dalam hal ini melibatkan tim khusus cagar budaya Bandung.

Revitalisasi Gedung Sate, Pemprov Koordinasi dengan Ahli

INILAH, Bandung- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat sudah melakukan kajian mendalam mengenai revitalisasi sejumlah taman di Gedung Sate, Kota Bandung. Dalam hal ini melibatkan tim khusus cagar budaya Bandung.

Kepala Biro Umum Setda Jabar, Iip Hidajat mengatakan pihaknya tidak ingin revitalisasi sejumlah sudut di Gedung Sate ini mendapatkan persoalan di kemudian hari. 

"Jadi kita sangat hati-hati makanya kita koordinasi dan kolaborasi dengan ahli, jadi sisi mana yang dimungkinkan dipercantik atau dibangun, tidak boleh mana, kita taat asas. Jadi semua membahas jadi kajian dan DED, baru dilelangkan," ujar Iip, di Kota Bandung, Rabu (9/10/2019).

Proyek ini ditargetkan rampung Desember 2019 dengan anggaran sebesar Rp 18 miliar. Adapun revitalisasi tersebut meliputi taman di halaman depan dan belakang. Proses pengerjaan sudah dimulai pekan lalu secara marathon.

"Halaman depan rencananya mau dibikin plaza dan penataan taman ada air mancurnya. Halaman belakang itu juga sama, jadi ada penataan taman dan kantin ada panggung besar," katanya.

Nantinya, dia mengatakan, konsep taman baru di Gedung Sate bakal menyerupai milik Balai Kota Bandung. Namun terdapat sentuhan sentuhan yang sedikit berbeda disesuaikan dengan arsitektur Gedung Sate.

"Seperti di Bandung saja, tapi gayanya disesuaikan dengan arsitektur Gedung Sate. Beda Gedung Sate dan Balai Kota,"  katanya.

Iip memastikan, nantinya masyarkat dapat mengakse taman di Gedung Sate. Sehingga, masyarakat tidak hanya berkumpul di halaman depan Gedung Sate saja melainkan spot-spot lainnya.

"Nah kenapa tidak di belakang biar leluasa, lalu lintas juga tidak terganggu, karena lebih luas halaman belakang. Hampir tiap minggu orang ingin di gesat, jadi akses masyarakat terpenuhi kita siapkan dari sisi kenyamanan, estetika," papar dia.

Dia menyampaikan, pengerjaan revitalisasi taman ini ditargetkan selesai akhir tahun 2019. Pihaknya sudah meminta kontraktor untuk mengantisiapsi cuaca hujan dengan menggunakan skema sift.

"Pokoknya kita mintanya komitmen Desember harus sudah beres. Revitalisasi ini DPA kita Rp 18 miliar, pemenang lelangnya karena terbuka Rp 14,9 miliar nilai kontraknya," pungkasnya. 

Sebelumnya Gubernur Jabar Ridwan Kamil, mengatakan Gedung Sate sedang disiapkan menjadi wisata sejarah pada 2020. nantinya Gedung Sate akan dihiasi sejumlah foto atau karya seni dari 27 kota/kabupaten se-Jabar. Dengan begitu, setelah renovasi tuntas masyarakat dapat melihat secara langsung kondisi area Gedung Sate. 

"Jadi orang bisa masuk di weekend ke Gedung Sate, ke dalam melihat galeri foto di dalam silakan. Nanti kita akan perbanyak koleksi seni ya seperti Istana Negara ada lukisan ada apa lah, nanti lukisannya dari 27 daerah di Jabar," ujar Ridwan Kamil.

Menurut dia, keputuasan merenovasi Gedung Sate ini adalah sebagai menjawab keinginan masyarkat.  Walaupun saat ini sudah terdapat museum, namun masyarkat ngin lebih mengeksplorasi Gedung Sate secara langsung dan leluasa. 

"Karena Gedung Sate kan bukan hanya lihat museumnya, kan orang pengen foto-foto di lobi kan bisa-bisa saja. Itu masukan rakyat, dari dulu pengen masuk ke gedung sate bisa leluasa bukan hanya di halamannya saja. Nanti pola pengamanan juga akan dikoreksi," jelasnya. (Rianto Nurdiansyah) 


Editor : Bsafaat