Revitalisasi Stadion Sangkuriang Tahap Satu Rampung, Disbudparpora Kota Cimahi Keluhkan Minimnya Anggaran

Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Cimahi memastikan proses revitalisasi tahap pertama Stadion Sangkuriang rampung dilakukan.

Revitalisasi Stadion Sangkuriang Tahap Satu Rampung, Disbudparpora Kota Cimahi Keluhkan Minimnya Anggaran
Kondisi lapangan di Stadion Sangkuriang yang sebelumnya rusak kini dengan revitalisasi sudah dipasangi rumput baru. (agus satia negara)

INILAHKORAN, Cimahi - Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Cimahi memastikan proses revitalisasi tahap pertama Stadion Sangkuriang telah rampung dilakukan.

Pasalnya, kondisi lapangan di Stadion Sangkuriang yang sebelumnya rusak kini dengan revitalisasi sudah dipasangi rumput baru.

"Alhamdulillah, untuk revitalisasi lapangan di Stadion Sangkuriang khususnya rumput sudah selesai dikerjakan," kata Kepala Disbudparpora Kota Cimahi, Achmad Nuryana.

Ia menyebut, proses revitalisasi Stadion Sangkuriang tersebut telah dimulai sejak Agustus 2022 lalu dan menelan anggaran sebesar Rp 5,5 miliar dari APBD Kota Cimahi.

"Dana yang bersumber dari APBD Kota Cimahi itu hanya untuk pemasangan rumput lapangan dan pagar stadion saja," sebutnya.

Kendati pemasangan rumput sudah rampung dilakukan, sambung dia, lapangan Stadion Sangkuriang belum bisa digunakan masyarakat untuk melakukan aktivitas bermain dan berolahraga.

Pasalnya, perlu waktu selama enam bulan agar rumput yang dipasang tersebut tumbuh.

“Mungkin baru bisa digunakan bulan Juni. Sekarang masih menunggu rumput tumbuh sekitar enam bulan sambil pemeliharaan,” paparnya.

Selain menunggu dan memelihara rumput yang sudah dipasang, rencananya juga akan memperbaiki area jogging track tahun ini. 

"Tahun ini ada lanjutan untuk pembuatan lintasan. Selain pemeliharaan lapangan," tambahnya.

Meski begitu, iapun mengakui revitalisasi Stadion Sangkuriang yang sudah dilakukan memang masih jauh dari perencanaan yang tertuang dalam Detail Engineering Design (DED). 

"Dalam hasil kajian itu setidaknya dibutuhkan Rp 273 miliar untuk menjadikan stadion itu lebih representatif," ucapnya.

Namun, sambung dia, kebutuhan anggaran tersebut akan sulit dipenuhi jika hanya mengandalkan APBD Kota Cimahi. Apalagi tahun ini, pihaknya tidak mendapat bantuan keuangan untuk merevitalisasi stadion tersebut secara besar-besaran.

"Tapi kita tetap diminta berusaha untuk memperbaiki Stadion Sangkuriang dengan anggaran yang sudah lemah," imbuhnya.

"Yang mahal itu kan tribun sama basement. Kita harus realistis melihat anggaran yang ada diharapkan hasilnya bisa lebih representatif," pungkasnya.*** (agus satia negara)


Editor : Doni Ramdhani