Ribuan Aparat Kawal Duel Persib vs Ratchaburi FC di GBLA
Dua ribu lebih personel kepolisian ditempatkan saat laga Persib vs Ratchaburi FC di GBLA saat leg 2 16 besar ACL Two
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Aparat Kepolisian Resor Kota Besar Bandung menyiapkan 2.285 personel guna menjaga keamanan pertandingan babak 16 besar AFC Champions League Two antara Persib Bandung vs Ratchaburi FC yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Rabu pukul 19.15 WIB, Rabu (18/2/2026).
Kepala Bagian Operasi Polrestabes Bandung, AKBP Asep Saepudin, menjelaskan bahwa ribuan personel tersebut diterjunkan untuk memastikan laga berlangsung kondusif serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh penonton.
Menurutnya, penyaringan suporter akan dilakukan di tiga lokasi, yakni Babakan Sayang, Rancanumpang, dan Cimencerang.
"Setelah melewati titik tersebut, pemeriksaan kembali dilakukan saat penonton memasuki tribun stadion sebagai langkah pencegahan terhadap potensi gangguan selama pertandingan," kata Asep.
Petugas menegaskan hanya pemegang tiket resmi yang diizinkan masuk ke area stadion. Suporter tanpa tiket akan diminta untuk kembali dan tidak diperkenankan melanjutkan perjalanan ke dalam kawasan GBLA.
Pengamanan juga dibarengi dengan pengaturan lalu lintas di jalur menuju stadion. Skema rekayasa arus diterapkan untuk mengurai kepadatan kendaraan, termasuk bagi masyarakat yang hendak menuju kawasan Masjid Al Jabbar.
Selain itu, kepolisian akan melakukan sterilisasi kendaraan di sepanjang Jalan Gedebage karena adanya perjalanan kereta api yang melintas setiap 15 hingga 20 menit.
"Personel mulai bersiaga sejak pukul 14.00 WIB untuk melakukan pemeriksaan awal sebelum suporter diarahkan ke pintu masuk stadion," katanya.
Tidak hanya di sekitar arena pertandingan, Pengamanan juga disiapkan di titik penukaran tiket seperti kawasan Kircon yang berada di area milik TNI, mengingat lokasi tersebut sebelumnya sempat mengalami kepadatan. Sementara itu, pengaturan lalu lintas di Jalan Soekarno-Hatta akan diterapkan secara situasional dengan mempertimbangkan statusnya sebagai jalan nasional.
Editor : Ahmad Sayuti

