Ridwan Kamil Minta Nomor Call Center Pikobar Mudah Diingat

Selain sebagai pusat komando, Jabar Command Center (JCC) juga berfungsi sebagai Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jawa Barat (Pikobar).

Ridwan Kamil Minta Nomor Call Center Pikobar Mudah Diingat
foto: INILAH.Syamsuddin Nasoetion

INILAH, Bandung- Selain sebagai pusat komando, Jabar Command Center (JCC) juga berfungsi sebagai Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jawa Barat (Pikobar).

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil meminta agar call center pemda dapat diakses masyarakat. “Pastikan nomor call center mudah diingat sehingga masyarakat hapal nomor call center-nya,” tutur Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil sempat menggelar video conference dengan crisis center COVID -19 kabupaten/kota, salah satunya dengan Kabupaten Indramayu. 

Kang Emil melansir data terkini seputar COVID -19 di Jabar. Menurutnya, saat ini ada 633 orang dalam pemantauan (ODP) dan 53 pasien dalam pengawasan (PDP). 

Dalam arahannya, pria yang akrab disapa Kang Emil meminta pemda selaras dengan Pemda Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Pusat dalam menangani COVID -19.

“Semua sudah punya pusat informasi dan koordinasi di level kota/kabupaten. Nomor hotline juga sudah disampaikan, supaya bahasanya sama. Jadi, tidak ada perbedaan dari provinsi dan kota/kabupaten dan bisa dimonitor,” jelas Kang Emil. 

Kang Emil juga meminta pemda kabupaten/kota selalu berkoordinasi tentang kondisi di rumah sakit rujukan terutama terkait kelengkapan alat medis di ruang isolasi. Pemda harus memastikan tidak ada kekurangan di ruang isolasi. Jika diperlukan Pemda Provinsi Jabar dapat membantu lewat pos dana tidak terduga. 

“Kalau masih kurang perlengkapan, perlindungan, itu disampaikan.Kita bisa bantu lewat dana tak terduga dari provinsi,” kata Kang Emil.

Terakhir, Kang Emil meminta pemda terus memperbarui informasi seputar COVID - 19 sehingga masyarakat akan tahu proses per hari. “Dan ke depan mohon lebih proaktif,” imbuhnya. 

Menurut Kepala Diskominfo Jabar Setiaji, saat ini Pemda Provinsi Jabar memiliki laman khusus COVID -19 bernama pikobar.jabar.go.id.  “Di website ada beberapa informasi mulai dari hoaks apa saja yang berkaitan dengan COVID - 19, kemudian status terkini mengenai penderita ataupun pasien COVID - 19,” jelasnya. “Kemudian hal-hal lain mengenai berita-berita penanganan yang dilakukan Pemda Provinsi Jabar.”

Menurutnya, Jabar Digital Service juga membantu dalam aspek teknis, membangun laman pikobar.jabarprov.go.id, dashboard monitoring COVID-19 bagi pimpinan dan menjadi kantor Pikobar. Termasuk mengalokasikan tim monitoring officer bersama Dinas Kesehatan dan Jabar Quick Response (JQR) untuk melayani pertanyaan dan konfirmasi warga terkait COVID-19 dalam kanal-kanal resmi Pemda Provinsi Jabar.


Editor : JakaPermana