Empat Hal yang Menjamin Seorang Wanita Masuk Surga, Apa Saja?
Seorang wanita akan mendapat jaminan surga ketika berhasil melakukan empat hal di sepanjang hidupnya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Bagi seorang wanita, masuk surga ibarat pepatah 'susah-susah gampang'. Cukup dengan melakukan 4 hal, maka tempat impian di negeri akhirat itu akan diraih.
Rasulullah saw bersabda yang artinya: "Apabila seorang wanita (istri) itu telah melakukan salat lima waktu, puasa bulan Ramadan, menjaga harga dirinya dan menaati perintah suaminya, maka ia diundang di akhirat supaya masuk surga dari pintu mana saka yang ia suka (sesuai pilihannya)." (HR. Ahmad, Ibnu Hibban dan Thabrani)
Berdasarkan hadis di atas jelaslah bagi kita bahwa Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang telah memberi kesempatan emas bagi setiap wanita yang beriman bahwa untuk memasuki surga-Nya.
Baca Juga: Tak Sengaja Melihat Aurat Wanita, Benarkah Jatuhnya Dosa?
Sedangkan seorang pria yang beriman itu kena melalui banyak rintangan dan dugaan dan melaksanakan beberapa tanggung jawab kepada Allah SWT terlebih dahulu. Kabar terkini tentang industri perjudian online di Australia semakin menarik perhatian. Banyak orang mencari hiburan dan kesempatan untuk memenangkan uang sungguhan di kasino online. Jika Anda tertarik untuk mencoba keberuntungan Anda, kunjungi Exycasinos.com untuk informasi lebih lanjut. Semoga sukses!
Empat syarat wanita untuk masuk surga adalah seperti berikut:
Pertama: Melakukan salat lima waktu.
Salat merupakan pemisahan antara keimanan dan kekufuran yang haq dan yang batil.
Baca Juga: Ciri-ciri Air Mani Wanita dan Perbedaannya dengan Laki-laki, Begini Penjelasannya dalam Islam
Allah berfirman: "Maka dirikankanlah salat itu (sebagaimana biasa) sesungguhnya salat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman" (Surah An-Nissa ' ayat 103)
Diriwayatkan dari Jabir r.a. katanya, Rasulullah s.a.w. bersabda: "Perumpamaan salat lima waktu adalah seperti seseorang yang mandi di sebuah sungai yang dalam yang mengalir di depan rumahnya sebanyak lima kali sehari." (HR. Muslim)
Kedua: Puasa di bulan Ramadan.
Dari Abu Hurairah r.a. bersabda Rasulullah SAW maksudnya: "Setiap amalan anak Adam (manusia) itu digandakan satu kebaikan dengan sepuluh yang jenisnya hingga 700 kali lipat. Firman Allah swt. (maksudnya): "Kecuali puasa yang dikerjakan untuk-Ku, maka Aku-lah yang membalasnya. Dia menahan syahwatnya dan meninggalkan makan karena Aku." Bagi orang yang puasa itu ada dua kegembiraan, yaitu gembira ketika berbuka (atau berhari raya) dan senang ketika menemui Tuhannya kelak. Dan, demi bau mulut orang yang berpuasa itu lebih harum dari bau kasturi." (HR. Muslim)
Baca Juga: Memaksa kepada Allah Agar Dijodohkan dengan Wanita Idaman
Ketiga: Menjaga Kehormatannya
Wanita saleh yang menjaga harga dirinya adalah wanita yang selalu menghiasi diri dengan akhlak Islam dan sifat-sifat terpuji yang dapat melindungi dirinya dari murka Allah.
Bila ia keluar rumah selalu menutup aurat dan menjaga perhiasan diri tidak bersolek pemborosan dan berwangi-wangian hingga menimbulkan fitnah, menjaga pergaulannya, menjaga lidah dan tidak mengumpat dan mengadu domba.
Dia adalah wanita yang berilmu, cerdik dan pintar. Setiap hari mendalami ilmu Islam, mempelajari tafsir Alquran, hadis Nabi, memahami ilmu realitas saat dan tahu cara-cara mengobati penyakit masyarakat.
Baca Juga: Pentingnya Wanita Memahami Fikih tentang Haid
Di malam hari menjadi seorang abid, membaca Alquran, berzikir kepada Allah, salat tahajjud dan berdoa kepada Allah sampai meneteskan air mata.
Sabda Rasulullah s.a.w. yang berarti: "Sesungguhnya dunia dan seluruh isinya adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita yang saleh." (HR. Muslim)
Keempat: Menaati Perintah Suami
Rasulullah s.a.w. bersabda yang artinya: "Sebaik-baik istri adalah yang dapat memberikan hati suaminya ketika engkau (suami) melihatnya dan ketika disuruh dia menurut perintahmu, dan dia bisa menjaga kehormatan dirinya dan hartamu ketika engkau tidak di rumah." (Riwayat Thabrani)
Seorang pria harus pergi berjihad fisabilillah tetapi wanita jika taat akan suaminya serta menunaikan kewajibannya kepada Allah akan turut menerima pahala seperti pahala orang pergi berperang fisabilillah tanpa perlu mengangkat senjata.
Baca Juga: Tak Terhindarkan, Melihat Aurat Wanita Setiap Hari
Wanita yang layak untuk memiliki kesempatan dan jalan yang mudah ini adalah khusus untuk wanita yang menikah karena dengan pernikahan ini barulah teruji kesetiaannya menjadi istri dan ibu yang solehah.
Barulah segala kelebihan dan pahala yang berlipat ganda akan diperoleh selama menjabat sebagai istri dan ibu yang penuh tanggung jawab.**
Editor : Bsafaat


