Sering Merasa Sakit Hati? Jangan Balas Dendam, Ini Doanya dari Ustadz Hanan Attaki

Ustadz Hanan Attaki menjelaskan banyak diantara manusia beragama Islam yang ketika sakit hati bukan mengadu kepada Allah yang maha menyembu

Sering Merasa Sakit Hati? Jangan Balas Dendam, Ini Doanya dari Ustadz Hanan Attaki
Ustadz Hanan Attaki ungkap cara untuk menghilangkan kekhawatiran

INILAHKORAN, Bandung - Ustadz Hanan Attaki menjelaskan banyak diantara manusia beragama Islam yang ketika sakit hati bukan mengadu kepada Allah yang maha menyembuhkan.

Bahkan kata ia salah satu alasan manusia sering merasa sakit hati adalah karena lupa menyebut Ya Jabbar.

"Pernah manggil Ya Jabbar pas lagi sakit hati? Makanya sering sakit hati, Ya Jabbar itu panggilan untuk orang yang lagi sakit hati habis dikecewain, dikecewain oleh apa? banyak lah tergantung sirkel kehidupan kita ya," kata Ustadz Hanan Attaki dikutip dari akun YouTube nya pada Senin 31 Januari 2022.

Menurutnya berbagai macam sakit hati yang kerap dirasakan manusia tergantung dari lingkungannya. Ada yang merasa sakit hati oleh suami atau istrinya, oleh keluarganya, temannya, rekan kerjanya dan lain-lain.

Baca Juga: Pergi Liburan, Ini Doa Sebelum dan Pulang Bepergian

"Itu kan yang jelas ketika kita merasa disakitin, ketika kita merasa kayak dikecewain panggil Allah, sebelum kita memanggil netizen, kan kita suka manggil netizen dulu ya, posting update status storynya tuh, curhatnya minta responnya gitu dengan kasih poling lah, dengan request lah gitu kan," katanya.

Padahal kata Ustadz Hanan Attaki, sebaiknya ketika merasa sakit hati maka pertama kali kita mengadu hendaknya kepada Allah. Bahkan kata ia sebelum seseorang mencurahkan hatinya kepada sesama manusia baik itu teman, kerabat, atau ustadz, sebaiknya mencurahkan hati kepada Allah terlebih dahulu.

"Panggil Allah SWT, manggilnya gimana ustadz? Panggil kalau kita lagi sakit hati dan kecewa, Ya Allah Ya Jabbar salah satu doa minta disembuhkan kecewa dan sakit hati di dalam salat adalah bacaan Robbi Firli warhamni wajburni warfa'ni warzuqni Wahdini wa'afini wa'fu'anni," jelasnya.***


Editor : inilahkoran