Ghibah di Bulan Ramadhan Membatalkan Puasa? Buya Yahya Ingatkan Satu Hal Penting Ini!
Perbuatan ghibah di Bulan Ramadhan hanya akan merusak pahala. Lantas apakah membatalkan puasa? Begini penjelasan Buya Yahya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Kita sudah sangat paham, bahwa ghibah (membicarakan aib orang lain) di Bulan Ramadhan sangatlah dilarang. Begini penjelasan Buya Yahya terkait sah atau tidaknya puasa yang dijalani:
Buya Yahya lebih dulu menjelaskan bahwa ghibah sekalipun dilakukan di luar bulan Ramadhan, tetaplah menjadi hal yang paling dibenci Allah Ta'ala.
Menurut Buya Yahya, ketika ghibah dilakukan pada bulan Ramadhan, maka akan banyak pahala puasa yang hilang.
Buya Yahya dalam Youtube Al-Bahjah TV menjelaskan bahwa ghibah tidak termasuk ke dalam hal yang membatalkan puasa, tapi ghibah tetap menambah dosa.
“Paling antum ghibah nambah dosa dan puasanya gak berkah,” jelas Buya Yahya.
Banyak orang yang salah memahami tentang mengerjakan amalan baik itu juga harus diselaraskan dengan perilaku sehari-hari.
Baca Juga: Kejutkan Penggemar, Yeonjun dan Taehyun TXT Akan Tampil di Lagu Baru Salem Ilese Bersama Alan Walker
Contohnya kita puasa, sholat, bahkan mengaji untuk Allah SWT. Tapi dilain waktu kita malah ghibah membongkar aib teman sendiri.
“Semua pahala amalan ibadahnya jadi hilang,” lanjutnya.
Jangankan saat bulan Ramadhan, saat bulan biasa pun Allah sangat membenci ghibah dan berjanji akan membalasnya di dunia dengan dibukakan pula aibnya.
Jadi hukum ghibah saat puasa Ramadhan tidak membatalkan puasa, tapi bisa mengurangi pahala puasa dan hilang keberkahan.
Baca Juga: Karena Masalah Kesehatan, Dawon WJSN Putuskan untuk Hiatus Sementar Waktu
Puasa adalah menahan diri makan, minum dan hawa nafsu. Ghibah termasuk kepada hawa nafsu negatif yang mengakibatkan dosa.***(Lia Kamilah)
Editor : inilahkoran


