Inilah Waktu Sebenarnya Memulai Puasa, Ustadz Adi Hidayat: Bukan Saat Imsyak
Batas waktu sahur ditandai dengan hadirnya waktu imsyak. Inilah Waktu Sebenarnya Memulai Puasa, Ustadz Adi Hidayat: Bukan Saat Imsyak
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Batas waktu sahur ditandai dengan hadirnya waktu Imsak.
Tapi ada juga pendapat yang mengatakan bahwa waktu puasa dimulai ketika adzan subuh berkumandang.
Arti sebenarnya Imsak dijelakan Ustadz Adi Hidayat dikutip dari Youtube Adi Hidayat Official. Imsak adalah nama lain dari shaum dan shiam.
“Artinya imsyak itu berpuasa juga, seperti arti shaum dan shiam,” jelas Ustadz Adi Hidayat.
Baca Juga: Link Live Streaming Liga 1 dan Prediksi Line Up: Persipura Vs PSM, Berlangsung Sore Ini
Di Indonesia sengaja dibuat jadwal imasyakiyah sebagai pertanda menjelang waktu subuh dan memulai puasa.
Padahal kata Ustadz Adi waktu berpuasa itu dimulai dari tergantinya benang hitam menjadi benang putih.
Makna kiasan benang hitam adalah malam sedangkan benang putih adalah pagi atau siang hari.
“Biasanya waktu pagi hari disebut fajar dan disambut dengan lantunan adzan subuh,” lanjutnya.
Lalu istilah 15 atau 10 menit sebelum subuh bukan Imsak, tetapi dinamai tanbih atau peringatan.
Sejarahnya berada pada zaman Rasulullah SAW, tanbih digunakan sebagai aba-aba sebelum Bilal bin Rabbah adzan subuh.
“Umat Rasul saat itu kaget ketika bilal langsung adzan tanpa tanbih dulu,” ceritanya.
Baca Juga: Lirik Lagu Attention – Omah Lay Feat Justin Bieber
Jadi batasan waktu memulai puasa itu bukan imsyah, melainkan adzan subuh sebagai pertanda fajar segera tiba.***(Lia Kamilah)
Editor : inilahkoran

