Lafal Niat Qodo Puasa Ramadhan, Begini Bunyinya, Lengkap Arab, Latin dan Terjemah
Berikut lafal niat qodo puasa ramadhan yang dilakukan untuk mengganti puasa yang tidak terpenuhi di bulan Ramadhan tersebut.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Mengqodo puasa Ramadhan tidak boleh dilakukan pada hari yang diharamkan untuk berpuasa.
Yakni pada Hari Raya Idul Fitri, 1 Syawal dan Hari Raya Idul Adha, 10 Dzulhijjah. Berpuasa juga haram dilakukan pada hari-hari tasyrik yakni 11, 12, dan 13 Dzulhijjah.
Namun para ulama menganjurkan mengqodo puasa saat waktu puasa-puasa sunnah, seperti puasa daud dan senin kamis.
Baca Juga: Bersembunyi di Jakarta, Polisi Ciduk 2 Pelaku Penganiayaan dan Satu Pelaku Ditembak
Agar mendapatkan pahala wajib dari puasa Ramadhan dan juga pahala sunnah dari waktu pelaksanannya tersebut.
Niat puasa qodo Ramadhan
Puasa ganti memiliki rukun dan syarat yang sama dengan puasa Ramadan.
Baca Juga: Ketiadaan Wali Kota Bandung Definitif, Banyak Jabatan Pemerintahan Terbengkalai
Berikut niat puasa ganti Ramadhan.
ÙÙÙÙÙÙØªÙ صÙÙÙÙ Ù ØºÙØ¯Ù عÙÙÙ ÙÙØ¶Ùاء٠ÙÙØ±Ùض٠شÙÙÙØ±Ù رÙÙ ÙØ¶ÙاÙÙ ÙÙÙÙÙ ØªÙØ¹ÙاÙÙÙ
Nawaitu shauma ghadin 'an qadaa'I fardhi syahri Ramadhaana lillaahi ta'aalaa.
Artinya: Saya berniat mengganti (mengqadha) puasa bulan Ramadan karena Allah Ta'ala.
Baca Juga: Lahan Sentul City di Bojong Koneng Disita Karena Terkait Kasus BLBI
Sama seperti niat puasa Ramadhan, niat qodo pun sebaiknya diucapkan saat sahur atau sebelum waktu subuh.***(Lia Kamilah).
Editor : inilahkoran


