Membeli Baju Lebaran Disarankan Rasulullah? Simak Penjelasan Buya Yahya Berikut Ini!

Buya Yahya dalam Al-Bahjah TV menjelaskan bahwa hal tersebut menjadi mubah atau boleh jika dimaksudkan untuk niat yang baik pula.

Membeli Baju Lebaran Disarankan Rasulullah? Simak Penjelasan Buya Yahya Berikut Ini!
Membeli Baju Lebaran Disarankan Rasulullah? Simak Penjelasan Buya Yahya Berikut Ini!

INILAHKORAN, Bandung- Menutup bulan suci Ramadhan dengan sibuk berbelanja baju lebaran itu sudah menjadi kebiasaan umat muslim di Indonesia.

Tapi sebenarnya membeli baju lebaran memang disarankan Rasulullah SAW.

Buya Yahya dalam Al-Bahjah TV menjelaskan bahwa hal tersebut menjadi mubah atau boleh jika dimaksudkan untuk niat yang baik pula.

Baca Juga: Sandara Park 2NE1 Baru Minta Maaf Kepada Pramugari Pesawatnya Karena Kejadian Ini

Karena ada hadist yang diriwayatkan Bukhori mengatakan bahwa Umar Bin Khattab sengaja membeli baju baru diakhir Ramadhan untuk dikenakan di Idul Fitri.

“Artinya sudah menjadi sunnah, maka kita juga boleh meniru hal tersebut,” jelas Buya Yahya.

Baju yang dibeli Umar Bin Khattab berupa jubah atau kain yang ia gunakan saat lebaran.

Baca Juga: Janji Politik Baru Terealisasi, Hengky Bakal Cairkan Bantuan RT/RW saat Hari Jadi KBB

Lalu Rasulullah SAW juga menyarankan umatnya untuk membeli baju baru yang bisa digunakan untuk menyambut tamu saat lebaran.

Namun tetap yang namanya sunnah jika dikerjakan mendapat pahala, jika tidak pun maka jangan dipaksakan membeli.

“Yang salah dari kebiasaan kita saat ini terlalu berlebihan membeli bajunya, bukan menyambut tamu saja,” lanjutnya.

Baca Juga: Spoiler Ikatan Cinta Rabu 27 April 2022: Ibu Wanda Jalin Hubungan dengan Mama Rosa, Andin dan Amar Dijodohkan?

Jika hal yang berlebihan tersebut terjadi, maka hukumnya dalam Islam menjadi haram karena berlebih-lebihan.

Membeli baju lebaran dianggap sunnah dan disaranan oleh Rasulullah SAW  jika tujuannya untuk memperindah diri saat menerima tamu.***(Lia Kamilah)


Editor : inilahkoran