Robert Alberts Fokus Hadapi PSIS
Tugas berat menanti pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts dalam menjalani laga lanjutan Liga 1 2019. Pasalnya timnya ini akan menghadapi tiga laga kandang secara beruntun.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Tugas berat menanti pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts dalam menjalani laga lanjutan Liga 1 2019. Pasalnya timnya ini akan menghadapi tiga laga kandang secara beruntun.
Pertama melawan PSIS Semarang, Rabu (6/11/2019). Lalu melawan Arema FC, Selasa (12/11/2019) dan Barito Putera, Minggu (24/11/2019).
Artinya, Persib harus mampu meraih poin penuh di setiap pertandingannya untuk menghindari rasa malu di depan para pendukungnya.
Robert menyadari dengan tugasnya itu. Namun pelatih asal Belanda ini tidak akan melihat secara keseluruhan. Sebaliknya ia hanya ingin melihat per pertandingan.
"Kami akan lebih dulu melihat satu laga karena laga kedua (melawan Arema) itu digelar di kalendar FIFA dan itu tidak normal. Jadi kami akan melihat laga pertama lebih dulu (melawan PSIS)," ujar Robert di Stadion si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Senin (4/11/2019).
Robert bahkan mengaku sudah mengantongi kekuatan PSIS Semarang. Menurutnya tim berjulukan Laskar Mahesa Jenar itu memiliki kekuatan yang tidak bisa dipandang sebelah mata.
"Mereka tim yang solid, memiliki kekuatan di penyerangan dan ada beberapa pemain depan yang bagus. Mereka sudah saling memahami satu sama lain termasuk konsep dalam bertanding," katanya.
Robert berharap timnya tetap fokus dan menjaga konsentrasinya. Sebab kesalahan akan membuat timnya mengalami kekalahan.
"Jadi kami harus sangat fokus dan tajam, ini akan menjadi laga yang ketika salah satu tim melakukan kesalahan akan dibayar mahal. Karena kedua tim adalah tim yang bagus," tegasnya.
Sejauh ini, Robert merasa lega lantaran kondisi para pemainnya sudah membaik. Bahkan sudah berada di performa terbaiknya.
Pelatih berusia 64 tahun ini sebelumnya sempat khawatir karena dalam beberapa pekan terakhir harus melakukan perjalanan untuk menjalani setiap pertandingannya.
Bahkan dua laga kandangnya melawan Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta harus digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali karena alasan keamanan.
"Kami memang butuh recovery dan saya bicara pada pemain 'apakah kalian sudah pemulihan?' mereka berkata 'iya coach'. Memang tidak mudah tapi pemain kini dalam kondisi yang fantastis, manajemen juga mendukung tim di keadaan sulit ini, jadi siapapun saling mendukung satu sama lain di klub dan saya pikir itu bagus dan profesional, dan hasil bagus kami juga didapat berkat itu. Dan kami kini melihat ke depan untuk melanjutkan tren positif di Bandung," pungkasnya. (Muhammad Ginanjar)
Editor : suroprapanca

